NEWSNUSANTARA.COM, BERAU – Masalah tapal batas masih kerap ditemui di Kabupaten Berau. Ini juga menjadi salah satu halangan untuk membangun contohnya sekolah jenjang SD di Kampung Biatan Ilir, Kabupaten Berau.
Bupati Berau Sri Juniarsih mas melaporkan langsung permasalahan tersebut kepada Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat kunker ke Kabupaten Berau.
Sri Juniarsih menegaskan, Pemkab Berau ingin membangun ruang kelas tambahan untuk SDN 01 Biatan Ilir. Tetapi, masyarakat Kutim mengatakan bahwa itu menjadi bagian dari tanah Kutim dan masuk ke status tanah Ulayat.

Padahal, ada siswa dari Kutim, yang sebenarnya bersekolah di SD 01 Biatan Ilir agar tak jauh dari tempat tinggal mereka.
“Ada laporan sampai membawa senjata tajam saat ingin membangun di tanah itu,” jelasnya, Kamis (17/7/2025).
Karena itu, Ia meminta langsung pada Gubernur Harum untuk difasilitasi permasalahan tersebut. Mengingat pembangunan sarana pendidikan menjadi prioritas pihaknya.
Menjawab hal itu, Rudy Mas’ud meminta Pemkab Berau untuk tetap membangun sekolah tersebut.
“Bangun saja sekolahnya, saya akan tanggung jawab. Kita akan bicarakan lanjutannya,” tegasnya.
“Saya akan bicara dengan Kapolres Kutim, dimana lokasinya dan bagaimana penyelesainnya. Saya tanggung jawab,” tutupnya.
(MRK/ADV)





