Bupati Sri Juniarsih: Posyandu Jadi Garda Terdepan Pembangunan Kampung

Selasa, 18 November 2025 09:07 WITA

NEWSNUSANTARA ,BERAU-Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa kader Posyandu memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan kampung, khususnya pada sektor kesehatan dan layanan dasar masyarakat. Ia menyebut Posyandu kini telah berkembang menjadi pilar utama peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat kampung.

“Posyandu bukan sebatas tempat penimbangan bayi atau imunisasi saja. Tapi Posyandu saat ini adalah pusat pembangunan SDM di kampung,” ujar Bupati Sri Juniarsih.

Menurutnya, Posyandu memegang posisi strategis dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat. Pemerintah sendiri telah menetapkan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang harus menjadi perhatian bersama, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum, dan sosial.

Baca Juga  Kepala KUPP Sungai Nyamuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Transportasi Laut
Bupati dengan Warga Berau Di Posyandu(DoK)

“Saat ini, Posyandu itu salah satu tombak layanan publik. Mereka tidak lagi hanya bicara timbangan atau vaksin, tetapi bagaimana kampung tempat mereka mengabdi bisa tumbuh sehat, aman, dan berdaya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang telah bekerja keras memberikan layanan kepada masyarakat. Ia memastikan pemerintah daerah terus mendukung melalui pembinaan, penyediaan fasilitas, hingga pemberian insentif sebesar Rp200 ribu per bulan kepada 214 kader aktif di seluruh kecamatan.

Baca Juga  Sinergitas TNI-Polri-Pemda Semakin Kuat: Satgas Yonif 721/Makkasau Ikut Apel Gabungan di Lanny Jaya

Selain itu, Pemkab Berau juga menargetkan peningkatan kualitas layanan Posyandu. Salah satunya melalui perbaikan kualitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita, dengan nilai anggaran Rp24 ribu per paket.

Namun, Sri Juniarsih menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak agar layanan Posyandu semakin optimal. Ia mengajak camat, kepala kampung, TP PKK, serta perangkat daerah terkait untuk bekerja bersama dalam memperkuat peran Posyandu di masyarakat.

“Posyandu hanya bisa berjalan efektif jika didukung semua pihak. Kita harus memastikan layanan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait