Ungkap Kasus Narkoba, Ditresnarkoba Polda Kaltim Tangkap Pemilik Sabu Seberat 102,87 Gram di Kutim

DIRINGKUS: Pelaku warga Kutim berhasil ditangkap petugas Ditreskoba Polda Kaltim bersama barang bukti sabu-sabu.

NEWSNUSANTARA.COM BALIKPAPAN– Personel Ditresnarkoba Polda Kaltim berhasil menangkap seorang pria atas kepemilikan narkotika jenis sabu di Jl Yos Sudarso Gang Pinrang Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu (21/9/2022) sekitar pukul 17.00 Wita.

Awalnya petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada sebuah rumah yang di jadikan loket penjualan narkotika golongan I jenis sabu-sabu di Jl.
Yos Sudarso Gang Pinrang Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta, Kabupaten Kutai Timur.

Kemudian tim langsung melakukan penyelidikan di tempat tersebut dan sekitar pukul 17.00 Wita tim langsung melaksanakan penggerebekan dan berhasil mengamankan seorang pria yang berinisial IS (25).

DIRINGKUS:  barang bukti sabu-sabu.

“Pada saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebanyak 2 bungkus besar yang diduga narkotika jenis sabu seberat brutto 12,87 gram, 176 bungkus kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat brutto 90 gram, 1 unit HP merk Redmi warna biru,1 bandel plastik klip pembungkus sabu, 1 buah sendok takar sabu dari sedotan plastik, 1buah timbangan digital, 1 alat pres, serta uang tunai sebesar Rp 2 juta, ” ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo.

“Saat ini pelaku sudah diamankan dan sedang dilaksanakan pemeriksaan serta penyidikan lebih lanjut,” ucap Kabid Humas Polda Kaltim. (*/nyo/sar)

Bagikan :

Apes… Hendak Jual Kayu Hasil Ilegal Loging, Malah Dibekuk Polisi

Salah satu tersangka berinisial AR 69 Thn. kayu ilegal yang di tangkap jajaran Polres Berau,Kalimantan Timur

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB – Apes, dua pelaku pembalakan liar berinisial AR (69) dan MA (21), diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Berau, pada Sabtu (10/9/2022) di Kelurahan Gunung Tabur.

Kapolres Berau AKBP Sindhu Brahmarya melalui Kasihumas Iptu Suradi menerangkan, pengungkapan itu berawal dari informasi masyarakat, terkait adanya kegiatan pembalakan liar di wilayah Gunung Tabur.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya polisi berhasil mengamankan dua pelaku tersebut.

“Mereka diamankan saat sedang memuat kayu hasil ilegal loging untuk dijual,” jelasnya, Selasa (12/9/2022).

Tersangka berinisial MA 21 Tahun 

Dikatakan Suradi, kayu itu dimuat kedua pelaku menggunakan 1 unit mobil pikap warna abu-abu dengan nomor polisi KT 8317 GG.

“Mobil itu memuat kayu. Dengan 100 lembar papan kayu ukuran 2cm x 19cm x 400cm,” bebernya.

Kedua pelaku dan barang bukti itu kini dibawa ke Polsek Gunung Tabur untuk diproses lebih lanjut. Mereka juga terancam Pasal 83 ayat (1) huruf b junto pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Berkelanjutan.

“Dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama 5 lima tahun. Serta pidana denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar,” pungkasnya. (/)

Bagikan :

Miliki Sabu 53,50 Gram, Seorang Wanita Diamankan Satresnarkoba Polres Kutim

TAK BERKUTIK: SM (26) ditangkap polisi karena telibat kasus pidana narkotika. (foto : humas polda kaltim)

NEWSNUSANTARA.COM, KUTIM – Satresnarkoba Polres Kutim mengamankan seorang perempuan yang memiliki narkotika jenis sabu dengan total seberat sekitar 53,50 di Jln Ulin Perum Lembah Hijau RT 33 Kelurahan Swarga Bara, Sangatta Utara, Kabupaten Kutim pada Sabtu (10/9/22) sekitar pukul 23.30 Wita. Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Narkoba Polres Kutim AKP Darwis.

Wanita berinisial SM (26) diamankan Satresnarkoba Polres Kutim karena diketahui memiliki narkotika jenis sabu dengan total seberat sekitar 53,50 gram. “Pelaku berinisial SM (26), berhasil kami tangkap bersama barang bukti sabu-sabu,” ujarnya.

Penangkapan tersebut berawal dari petugas yang mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seorang perempuan yang sering mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu di daerah tersebut.

Barang Bukti jenis sabu sabu dan handphone ikut diamankan

Kemudian, timnya langsung melakukan penyelidikan di tempat tersebut. Sekira jam 23.30 Wita, tim langsung mengamankan dan menangkap SM (26) tersebut.

Pada saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu poket narkotika jenis sabu dengan berat 53,50 gram beserta plastik pembungkusnya,
satu tas warna abu abu, satu buah hp, satu tas tenteng kecil warna pink tmpt menyimpan sabu, satu sendok takar sabu terbuat dr pipet plastik, satu timbangan digital dan beberapa plastik klip.

“Untuk saat ini, pelaku sudah diamankan dan sedang dilaksanakan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” ucap Kasat Narkoba Polres Kutim AKP Darwis.(noy/sar)

Bagikan :

Kurang Beriman,Pria 39 Tahun di Teluk Bayur Cabuli Anak 2 Tahun

Foto ; Tersangka Pedofilia umur 39 tahun (tengah) didampingi kasubag Humas Polres Berau Iptu Suradi (kiri) dan Polsek Teluk Bayur Iptu Didik (kanan) dalam Press Release di Polres Berau,Kalimantan Timur.

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB- Setan apa yang merasuki Khairul Anwar (KA) hingga tega mencabuli anak di bawah umur yang masih berusia 2 tahun 11 bulan. Warga Kecamatan Teluk Bayur, berusia 39 tahun itu, tega melakukan tindak pidana asusila dengan cara, memasukkan benda tumpul ke dalam organ intim korbannya.

Kapolres Berau AKBP Shindu Brahmarya, melalui Kapolsek Teluk Bayur Iptu Didik didampingi Kasihumas Polres Berau, Iptu Suradi mengatakan, saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Berau. Dikatakannya juga, tersangka diancam dengan Pasal 82 ayat 1 junto pasal 76e UU RI no 35 tahun 2004.

“Dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. Saat ini tersangka juga tengah diproses,” ujarnya.

Dikatakannya, ditangkapnya tersangka KA, berkat laporan ibu korban pada 9 Agustus lalu. Di mana, ibu korban mendatangi aparat Polsek Teluk Bayur atas dugaan pencabulan terhadap anaknya.

Petugas pun kata dia, langsung mengamankan tersangka di kediamannya. Berdasarkan informasi yang didapatkan, dari korban maupun tersangka, pencabulan dilakukan pada 5 Agustus lalu, sekitar pukul 20.00 Wita.

Sebenarnya, baik ibu korban maupun tersangka tidak memiliki hubungan apapun. Hanya saja, ibu korban tinggal di salah satu kamar di rumah KA. Terjadinya pencabulan itu, setelah ibu korban menitipkan anaknya ke tersangka.

“Saat dititipkan itu, tersangka mencabuli korban. Dengan memasukkan benda tumpul ke kemaluan korban. Itu diketahui ibu korban, setalah anaknya mengeluhkan sakit di area kemaluannya,” jelasnya.

Setelah mengetahui apa yang dialami oleh anaknya, ibu korban kemudian melaporkan itu ke Polsek Teluk Bayur. Untuk memperkuat bukti pencabulan itu, polisi juga telah melakukan visum. Dan terbukti, ada benda tumpul yang dimasukkan tersangka ke area intim korban.

Adapun motif tersangka melakukan pencabulan tersebut, kata dia, diduga karena memiliki kelainan seksual.

“Meskipun tersangka tidak mengakuinya, namun hasil visum sudah membuktikan. Dan pengakuan langsung dari korban,” pungkasnya. (/)

Bagikan :

Satgas Pamtas RI-Mal Gencar Razia Narkoba di Sebatik

 

Ft : Personel Satgas Pamtas Darat RI-Malaysia dari Yonif 621/Manuntung menangkap  salah tersangka  pengedar sabu sabu yang berinisial AH selanjutnya untuk di priksa lebih lanjut.

NEWSNUSANTARA.COM, BALIKPAPAN – Personel Satgas Pamtas Darat RI-Malaysia dari Yonif 621/Manuntung, tidak mengenal lelah dalam menekan peredaran narkoba di wilayah perbatasan. Hal ini terbukti dengan pengungkapan dua (2) kasus peredaran narkoba dalam 2 hari terakhir oleh personel Satgas Pamtas Darat RI-Malaysia Yonif 621/Mtg. 1 minggu yang lalu, anggota Satgas Pamtas Darat RI-Malaysia Yonif 621/Mtg juga berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 103 gram di wilayah sebatik.

Dalam keterangan tertulisnya Kapendam VI/MuIawarman Kolonel Inf Taufik Hanif, menyampaikan bahwa kasus pertama peredaran narkoba yang berhasil di bongkar adalah kasus peredaran narkoba di Desa Tabur Lestari, Kecamatan Simpanggaris, Kab. Nunukan, pada tanggal 30 Agustus yaitu Narkoba Gol 1 Jenis Sabu-sabu seberat 0,34 Gram dengan pelaku berinisial AH oleh anggota Pos Simanggaris Lama yang dipimpin Letda Inf Dedy M.H.

Ditegaskan oleh Kapendam pengungkapan kasus ini bermula dari sweeping rutin anggota Pos Simanggaris Lama di Pos Dalduk. Pada saat itu melintas mobil Toyota Hilux warna hitam dengan nopol B 9119 XNZ. Setelah dilaksanakan pemeriksaan sesuai SOP didapati alat hisap dan sisa narkoba jenis sabu yang habis digunakan.

Dari hasil pemeriksaan kepada tersangka didapat informasi bahwa saudara AH tidak sendiri, ada temannya yang turut terlibat yaitu MH, untuk selanjutnya Satgas Pamtas melakukan penangkapan terhadap MH dan keduanya pun langsung diamankan oleh anggota Pos Simanggaris Lama. Barang bukti yang diamankan adalah Sabu seberat 0.34 gram, 1 unit mobil Toyota Hilux warna hitam, uang tunai Rp 207.000, alat bungkus sabu, kartu identitas (KTP), 1 korek api mancis, 1 buah alat hisap/bong, tas selempang, buku catatan, dan HP merk Vivo.

Masih dalam keterangan tertulisnya Kapendam menyampaikan bahwa kasus kedua yang berhasil dibongkar ada di Dusun Lalesalo Rt.03, Desa Seberang, Kec. Sebatik Utara, Kab.Nunukan, pada 31 Agustus, yaitu narkoba jenis sabu seberat 4.05 gram serta 2 orang tersangka berinisial R dan F. Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh anggota gabungan dari Satgas Pamtas Yonif 621/Mtg Pos Aji Kuning, Satgas SGI, Unit Intel Kodim dan Intel Marinir.

Ditambahkan oleh Kapendam jika pengungkapan kasus kedua berawal adanya informasi dari warga kepada Danpos Aji kuning tentang adanya warga yang mengunakan kendaraan motor Jupiter membawa barang narkoba keluar dari Bagusung menuju Aji Kuning.

“Danpos kemudian melaporkan kepada Danki Satgas Pamtas yang selanjutnya menghubungi Satgas SGI, Unit Intel Kodim dan Intel Marinir untuk menghadang di jalan utama. Kemudian motor yang dicurigai tersebut berhenti dan sempat melempar bungkusan yang dicurigai berisi narkoba. Setelah dicari dan berhasil ditemukan, di dalam tas yang dibuang tersebut terdapat Narkoba jenis sabu-sabu,” ujarnya

Dari hasil pemeriksaan didapatkan barang bukti 2 bungkus Sabu-sabu seberat 4.05 Gram, 1 buah Hp, Uang Rp. 50.000, buku panduan kendaraan bermotor, buku Rekening BRI a.n. MAS dan 1 Unit Motor Jupiter Z Nopol KU 3032 XG.

Kembali dijelaskan oleh Kapendam, hasil dari operasi pengungkapan kasus narboka oleh personel Satgas Pamtas tersebut yaitu para pelaku beserta barang bukti diserahkan ke Polres Nunukan untuk diadakan proses hukum. (*)

Bagikan :

Dua Pengedar Sabu Diringkus Polsek Teluk Bayur

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB – Polsek Teluk Bayur meringkus dua orang pria yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika di Jalan Pulau Sangalaki, Tanjung Redeb, pada Senin (29/8/2022) sekitar pukul 23.40 wita.

Kapolres Berau AKBP Sindhu Brahmarya melalui Kasihumas Iptu Suradi, menerangkan, Polsek Teluk Bayur mendapat informasi dari masyarakat adanya dugaan terkait peredaran narkotika di wilayah Teluk Bayur. Pihaknya pun segera melakukan penyelidikan.

“Polsek Teluk Bayur kemudian dibantu dengan Satresnarkoba Polres Berau meringkus pelaku saat sedang melakukan transaksi yang diduga narkoba jenis sabu tersebut di Jalan Pulau Sangalaki, Tanjung Redeb,” ucap Suradi, Rabu (31/8/2022).

Pelaku yang berinisial AR (33) tersebut diamankan bersama barang bukti 2 poket yang diduga narkotika jenis sabu dan satu unit motor.

Dari keterangan yang disampaikan oleh pelaku, lanjut Suradi, AR mengaku masih memiliki satu poket sabu di rumahnya di Jalan Marsma Ishwahyudi Gang Angsa, Kelurahan Rinding Kecamatan Teluk Bayur.

“Petugas pun langsung melakukan penggeledahan terhadap rumah pelaku yang berada di Kelurahan Rinding. Hasilnya, didapat satu poket sabu, satu pipet kaca warna bening, 2 sedotan warna putih, satu korek api, 6 plastik klip dan satu cotton bud,” bebernya.

Tidak sampai disitu, AR mengakui bahwa dia mendapatkan sabu dari KMR (26). Kemudian segera dilakukan penangkapan terhadap KMR di Jalan Karang Ambon, Tanjung Redeb.

“KMR mengakui, bahwa dia telah menjual 2 poket sabu kepada AR,” kata Suradi.

Saat ini, keduanya dibawa ke Polsek Teluk Bayur untuk diproses lebih lanjut.

Kedua tersangka terancam Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda minimal Rp800 juta dan maksimal Rp10 miliar.(*/HMS/Ono)

Bagikan :

Polsek Wonosari Kabupaten Malang Menangkap Pengedar Pil Koplo

Ft ; Tersangka CPR (25) ditangkap oleh Reskrim Wonosari bersama barang bukti pil koplo 
NEWSNUSANTARA.COM – MALANG – Demi menjaga masyarakat agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan barang haram ,  Unit Reskrim Polsek Wonosari telah berhasil menangkap pengedar pil koplo dan mengamankan barang bukti berupa ratusan pil doble  (LL)  Kamis kemarin.
Pada proses penangkapan kemarin , dilakukan kepada pelaku  CPR (25) pada sekitar pukul 21.00 WIB malam. Pelaku CPR di tangkap polisi saat akan melakukan transaksi.
Perihal penangkapan ini , Kapolsek Wonosari Iptu Anwari Sidiq saat ditemui awak media Sabtu (27/8/2022) mengatakan, berawal saat  petugas mendapat laporan bahwa di depan rumah tersangka PCR yakni di Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung akan dilakukan transaksi pil koplo.
Begitu mendapatkan informasi seperti itu ,Saat itulah petugas kepolisisn yang sudah bersiap langsung mengamankan dan menangkap pelaku.
“Pelaku berinisial CPR (25) kami amankan ,  karena  ia terbukti mengedarkan pil koplo secara blak blakan di depan rumahnya,” kata  Iptu Anwar.
Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Seperti uang tunai sebesar Rp 450 ribu, 100 butir pil LL dan 1 buah handphone milik pelaku yang diduga sebagai sarana transaksi.
Dapat dibilang ,Polisi juga  menemulan paket pil LL yang siap edar. Yang dikemas dalam plastik transparan. Terdapat 4 bungkus plastik, yang masing-masing berisi 100 pil LL. Serta 8 bungkus kertas aluminium berwarna emas masing-masing berisi 4 butir pil koplo didapat dari saksi.
“Untuk barang bukti berupa pil total pil koplo yang telah CPR (25) edarkan sejumlah 432 butir, dan 100 butir masih ia kantongi juga kami amankan,” jelas Iptu Anwar.
Akibat dari tindakannya karena  mengedarkan barang haram tersebut, prlaku CPR terancam dikenakan pasal 197 atau pasal 196 Undang-Undang (UU) nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. (Hmz).
Bagikan :

“Jual” Anak di Bawah Umur, Dua Orang Diamankan Polisi

    NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB– Eksploitasi anak dibawah umur kembali diungkap jajaran Polres Berau dan Polsek Teluk…

Sepasang Pasutri Nyuri ke Minimarket Bareng Tetangga

Foto:Tengah Kasat Reskrim Polres Berau, Iptu Ardian Rahayu Priyatna menunjukan barang bukti
Foto:Tengah Kasat Reskrim Polres Berau, Iptu Ardian Rahayu Priyatna menunjukan barang bukti

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB- Bukannya membangun rumah tangga yang harmoni, pasangan suami istri bernama Hendi Putra (36) dan Fitriani (42), beserta tetangganya Linda Ja’far (47), malah membobol sejumlah minimarket dan melakukan pencurian. Aksinya pun berhasil diamankan oleh Sat reskrim Polres Berau.

Kasat Reskrim Polres Berau, Iptu Ardian Rahayu Priyatna mengatakan, ketiganya telah melakukan aksi pidana pencurian, dengan membobol 8 minimarket diwilayah Tanjung Redeb kabupaten Berau. Ketiga tersangka itu merupakan warga Balikpapan.

Adapun terungkapnya identitas tersangka tersebut, bermula dari adanya laporan salah satu pengelola minimarket, yang telah menjadi korban pencurian. Berbekal rekaman CCTV, keberadaan pelaku pun berhasil diungkap.

 

“Ketiga tersangka, berhasil diamankan dirumah keluarganya yang berada di jalan Niaga. Benar, sepasang suami istri dan tetangganya,” ungkapnya.

Ketiga tersangka, baru dua kali melakukan pencurian. Namun, dari dua hari itu mereka sudah membobol 8 minimarket. Dan dari pengakuan tersangka, pelaku akan menjual barang curiannya ke Balikpapan. Adapun barang curiannya, yakni sejumlah barang, dan susu bubuk balita.

“Kerugian diperkirakan mencapai hingga Rp 15 juta,” jelasnya.

Atas tindakan yang dilakukan ketiga tersangka itu, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman kurungan pidana paling lama 7 tahun.

“Sekarang mereka kami amankan di Mapolres Berau, untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya. (*/HN/Mk)

Bagikan :

Nenek 66 Tahun Tewas Tertabrak Motor di Sukun Kota Malang

NEWSNUSANTARA.COM – MALANG – Nasib apes tengah menimpa nenek – nenek , yang mana kecelakaan itu telah merengut nyawanya.
Nenek itu bernama Sukarti (66) ia  tewas akibat tertabrak motor Honda Supra X 125 nopol AG 6206 SY di Jalan Terusan Merpati, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (1/8/2022) dini hari.
Kejadian bermula saat motor yang dikemudikan Muhammad Adibul Ichsan (23) itu melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan lumayan laju.
Secaea tidak terduga dan darimana datangnya TIba-tiba muncul nenek  dan langsung menyeberang jalan.
Di Karenakan jarak antara kendaraan dan penyeberang ini terlalu dekat, kecelakaan pun tak dapat terhindarkan.
Akibat kejadian itu ,Petugas langsung membawa korban IGD RS Saiful Anwar (RSSA).
“Dengan kejadian dini hari itu Pengendara motor mengalami luka di bibir dan wajah. Sedangkan penyeberang jalan mengalami luka di kepala dan kaki,” ungkapnya.
Setelah perjalanan ke IGD , kondisi korban tidak stabil , korban tertabrak Sukarti meninggal saat tiba di IGD RSSA.
“Dengan apa yang di alami kecelakaan ini , pihak kami sudah menghubungi keluarga korban,” kata Iptu Saiful Ilmi, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota. (Hmz)..
Bagikan :