Dorong Sampah Jadi Bisnis Masa Depan Berau

Selasa, 30 Juni 2026 06:28 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan hal tersebut dalam agenda Berau Circular Future 2045 yang digelar di Hotel Mercure, Senin (29/6)

NEWSNUSANTARA,BERAU,Sampah yang selama ini identik dengan persoalan lingkungan, kini didorong menjadi sektor bisnis baru yang bernilai ekonomi di Kabupaten Berau.

Pemerintah Kabupaten Berau mulai mengarahkan pengelolaan sampah modern sebagai bagian dari strategi pembangunan masa depan.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa Berau membutuhkan terobosan besar dalam pengelolaan sampah, terutama melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi lintas sektor.

Pernyataan itu disampaikannya dalam agenda Berau Circular Future 2045 yang digelar di Hotel Mercure, Senin (29/6).

Menurutnya, Berau sebagai daerah dengan potensi besar di sektor pariwisata dan sumber daya alam memerlukan dukungan konkret dari berbagai pihak, termasuk perusahaan-perusahaan yang selama ini beroperasi di wilayah Bumi Batiwakkal.

“Banyak perusahaan yang mengambil potensi dari wilayah kami. Yang kami harapkan adalah kolaborasi nyata untuk pembangunan Berau,” tegas Sri Juniarsih.

Baca Juga  Pemkab Dorong Percepatan Vaksinasi

Ia menilai, salah satu sektor yang memiliki prospek besar untuk dikembangkan adalah pengelolaan sampah berbasis teknologi. Jika dikelola secara modern dan terintegrasi, sampah tak lagi menjadi beban, melainkan sumber ekonomi baru yang menjanjikan.

“Saya ingin cara pandang kita berubah. Sampah jangan lagi dilihat sebagai masalah, tapi sebagai peluang,” ujarnya.

Sri Juniarsih bahkan menargetkan pengelolaan sampah modern di Berau dapat berkembang menjadi sektor produktif yang menghasilkan nilai ekonomi sekaligus energi alternatif.

Menurutnya, sampah memiliki potensi besar untuk diolah menjadi energi listrik yang dapat memberi manfaat langsung bagi daerah.

“Kita ingin mengubah dari darurat sampah menjadi energi alternatif untuk masa depan Berau,” katanya.

Baca Juga  Hadiri Tablig Akbar Maulid Nabi, Gamalis Pesan Jaga Berau dengan Berpedoman pada Sikap Rosulullah

Tak hanya itu, ia juga menyoroti perkembangan teknologi pengolahan sampah yang kini semakin maju. Salah satunya melalui penggunaan mesin pengelola sampah modern yang memungkinkan masyarakat memperoleh manfaat ekonomi secara langsung.

Dengan konsep tersebut, masyarakat dapat menyetorkan sampah ke mesin pengelola dan mendapatkan imbalan berupa uang. Skema ini dinilai mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah.

“Ini menarik karena ada nilai ekonominya. Sampah yang selama ini dibuang, justru bisa menghasilkan uang,” jelasnya.

Namun, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, swasta, masyarakat, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ia menekankan bahwa seluruh gagasan besar ini harus diterjemahkan ke dalam langkah nyata, lengkap dengan roadmap yang jelas dan kelembagaan yang kuat.

Baca Juga  Bupati Asahan Dukung Penuh Pengembangan Energi Terbarukan di Sumatera Utara

“Saya tidak ingin ini berhenti di wacana. Harus ada roadmap yang jelas, kelembagaan yang kuat, dan teknologi yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sri Juniarsih optimistis, jika dikelola serius dan konsisten, pengelolaan sampah modern dapat menjadi salah satu kekuatan baru Berau dalam menghadapi tantangan pembangunan masa depan.

Baginya, transformasi ini bukan sekadar soal kebersihan lingkungan, tetapi tentang menciptakan sektor ekonomi baru yang produktif dan berkelanjutan.

“Saya ingin sampah ini menjadi bisnis,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Berau tengah bergerak menuju transformasi baru dari daerah yang bergulat dengan persoalan sampah menjadi kabupaten yang mampu mengubah limbah menjadi sumber ekonomi dan energi masa depan.(*)

Reporter: Akmal I Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait