DPRD Berau Dorong Pemerintah Kampung Serius Kembangkan BUMK

Senin, 24 November 2025 10:05 WITA
Foto: Suriansyah Anggota Komisi II DPRD Berau,Kalimantan Timur

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB -Optimalisasi Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) kembali menjadi sorotan DPRD Berau. Anggota Komisi II, Suriansyah, meminta pemerintah kampung benar-benar memanfaatkan keberadaan BUMK sebagai motor penggerak ekonomi warga.

Menurutnya, meski hampir seluruh kampung di Berau telah membentuk BUMK, sebagian besar unit usaha tersebut belum mampu beroperasi secara maksimal. Padahal, setiap kampung memiliki potensi ekonomi berbeda yang bisa dikelola menjadi sumber pendapatan baru.

Baca Juga  Rombongan Calon Haji Berau Akan Lakukan Wukuf, Syarifatul Harap Seluruh Jemaah Jaga Kesehatan
Suriansyah Anggota Komisi II DPRD Berau,Kalimantan Timur

“BUMK ini sebenarnya bisa jadi ruang inovasi. Tinggal bagaimana kampung melihat peluang yang ada dan mengelolanya secara profesional,” ujar Suriansyah, ditemui beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan BUMK tidak seharusnya hanya menunggu dukungan pemerintah daerah. Kepala kampung, perangkat kampung, hingga pengurus BUMK diminta untuk aktif menyiapkan program usaha yang produktif dan berkelanjutan.

Baca Juga  Bawas MA Periksa Oknum Hakim PN Tanjung Redeb Terkait Dugaan Suap

“Tidak bisa hanya bergantung pada OPD. Pemerintah kampung punya anggaran dan kewenangan untuk menggerakkan BUMK agar lebih hidup,” tegasnya.

Meski begitu, DPRD tetap berkomitmen memberikan dukungan sesuai kewenangan. Komisi II disebutnya siap memberikan masukan dan koordinasi bersama OPD terkait, terutama dalam aspek pembinaan dan pengawasan.

“Tugas kami mendorong agar pengelolaannya tepat dan tidak menyalahi aturan. Sepanjang mengikuti regulasi, BUMK pasti kami dukung,” jelasnya.

Baca Juga  Bupati Asahan dan Wakil Bupati Berikan Salam Hormat Kepada Ratusan Petugas Kebersihan Asahan

Suriansyah berharap, dengan pengelolaan yang lebih serius, BUMK mampu membuka lapangan kerja, mendorong ekonomi masyarakat, dan menambah pendapatan asli kampung.

“Potensi BUMK sangat besar. Tinggal komitmen kampung untuk menjadikannya kekuatan ekonomi baru,” pungkasnya. (ADV)

Bagikan:
Berita Terkait