NEWSNUSANTARA,BERAU-Kondisi rumah warga yang masih jauh dari kata layak di sejumlah kawasan pesisir Kabupaten Berau mendapat sorotan dari Anggota DPRD Berau, Nurung.
Ia meminta pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) untuk meningkatkan kuota bantuan program Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak warga di wilayah pesisir yang tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan dan belum memenuhi standar kelayakan hunian.
“Wilayah pesisir masih cukup banyak yang membutuhkan bantuan RLH. Harapannya kuota bantuan bisa ditambah,” ujarnya, Rabu (8/5/2026).

Nurung menilai persoalan rumah tidak layak huni harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, sebab hunian yang layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia mengatakan kondisi tersebut juga menjadi tantangan bagi Berau yang dikenal memiliki potensi sumber daya alam melimpah, namun masih terdapat masyarakat yang hidup dalam keterbatasan tempat tinggal.
“Ini tentu menjadi perhatian bersama. Daerah kita punya potensi besar, tapi masih ada warga yang tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak,” katanya.
Politisi Partai NasDem itu menegaskan program RLH perlu diprioritaskan karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Selain mendukung program daerah, ia menilai kebijakan pemerintah pusat terkait pembangunan jutaan rumah juga dapat dimanfaatkan untuk memperluas bantuan hunian bagi masyarakat di Berau.
“Program perumahan seperti ini harus benar-benar dimaksimalkan agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” jelasnya.
Nurung berharap pemerintah daerah lebih aktif memperjuangkan tambahan kuota bantuan RLH sehingga warga yang selama ini tinggal di rumah tidak layak dapat memperoleh tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman.
“Kita ingin masyarakat yang selama ini tinggal di rumah kurang layak bisa mendapatkan hunian yang lebih baik,” pungkasnya.
Reporter: Akmal
Editor: Hendra





