DPRD Berau Dukung Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih untuk Dorong UMKM Lokal

Minggu, 2 November 2025 08:27 WITA
Ilustrasi Koperasi Merah Putih (Gambar AI Untuk newsnusantara.com)

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi. Ia menilai, program nasional tersebut dapat menjadi terobosan penting untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bumi Batiwakkal.

Menurut Sumadi, koperasi memiliki peran strategis dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM di desa-desa. Melalui KDMP, masyarakat dapat lebih mudah memperoleh tambahan modal tanpa harus bergantung pada lembaga keuangan besar yang sering kali sulit dijangkau.

Baca Juga  Feri Kombong Soroti Banyak Pekerja Anak-Anak di Berau, Komisi I DPRD Akan Cari Solusi
Ilustrasi Koperasi Merah Putih (Gambar AI Untuk newsnusantara.com)

“Selama ini kendala utama UMKM adalah modal usaha. Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, mereka bisa mendapatkan akses yang lebih mudah dan cepat untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap desa di Berau memiliki potensi ekonomi yang unik dan bisa dikembangkan menjadi produk unggulan. Potensi tersebut, lanjutnya, dapat menjadi dasar penguatan ekonomi berbasis lokal yang berkelanjutan.

Baca Juga  Disbudpar Berau Rencanakan Promosi Wisata Melalui Iklan di Bandara Kalimarau

“Kalau mau bicara potensi, banyak sekali peluang di Berau. Tinggal bagaimana masyarakat dan koperasi bisa bekerja sama mengolahnya menjadi usaha produktif,” kata Sumadi.

Sumadi juga menegaskan komitmen DPRD untuk terus mendukung upaya masyarakat dalam menggali potensi lokal. Ia berharap KDMP dapat menjadi wadah yang mendorong lahirnya wirausaha baru di pedesaan serta memperkuat daya saing produk lokal Berau di pasar regional maupun nasional.

Untuk diketahui, Koperasi Desa Merah Putih merupakan program yang digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) dan direncanakan akan diluncurkan secara nasional pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional. Program ini menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, yang menargetkan pembentukan 80 ribu koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Berkaca dari AEO 2025, Sri Juniarsih Optimis Berau dapat Bangun Peluang Pembangunan Berkelanjutan

“Kalau koperasi bisa tumbuh di setiap desa, masyarakat tidak hanya jadi penonton pembangunan, tapi juga ikut jadi pelaku ekonomi. Inilah yang harus kita dukung bersama,” pungkas Sumadi.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait