DPUBM Alokasikan Sebesar Rp 22 Miliar Untuk Perbaikan Jembatan Rusak

Jumat, 23 Februari 2024 05:09 WITA

NEWSNUSANTARA.COM – MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pengerjaan Umum Bina Marga (DPUBM), di awal tahun 2024 akan melakukan gebrakan percepatan berupa perbaikan atau membangun jembatan,

Semuanya berdasarkan data yang ada di Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang , yakni telah terdapat 90 titik jembatan yang mengalami kerusakan. Dan yang akan diperbaiki pada tahun 2024 ini sebanyak 40 titik jembatan.

Baca Juga  DPRD Berau Desak Perbaikan Cepat Usai 8 Dapur SPPG Dihentikan

Hal itu di sampaikan langsung oleh Kepala dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang Khairul Isnaifi Kusuma.

Dinas Pekerjaan Umum Akan Perbaikan Jembatan Yang Rusak

“RJadi untuk rnciannya antara lain lima unit jembatan akan direhabilitasi , 35 unit lainnya dilakukan penggantian jembatan,” jelas Khairul, Jumat (23/2/2024).

Melalui penjelasannya dari 40 unit jembatan yang akan diperbaiki, baik itu sesi rehabilitasi maupun sesi pergantian jembatan, dikatakan akan menelan anggaran sebesar Rp22 miliar.

Baca Juga  Ketua PKK Kabupaten Asahan Monitoring Lomba Hatinya PKK Tingkat Sumut di Desa Banjar

“Iya jadi untuk anggaran sebesar Rp22 miliar itu disediakan khusus untuk perbaikan dan pergantian jembatan di tahun 2024,” urai Khairul.

Satu contoh jembatan rusak yang ada di wilayah Kabupaten Malang terletak di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Jalan penghubung antara desa Landungsari dengan Desa Mulyoagung,

Karena mengalami rusak parah jmbatan terpaksa ditutup , khusus kendaraan roda empat dan sejenisnya. Kemudian masyarakat setempat memasang rambu-rambu bagi roda empat. Yang diperbolehkan lewat hanyalah kendaraan roda dua.

Baca Juga  Selamat Tinggal Buper Mayang Mangurai

Menyikapi hal tersebut Khairul memberikan penjelasan bahwah rusaknya jembatan tersebut. Saat ini sedang dilakukan pengkajian dan akan mengoreksi secara detail.

“Perlu kita ketahui bersama bahwah saat ini proses penyusunan APBD. Jadi mesti kita harus direncanakan dan dikomunikasikan supaya tepat mana yang harus di perbaiki ,” tutup lelaki yang akrab di sapa Oong.(Hamzah).

Bagikan:
Berita Terkait