Dua Pesan Khusus KH Mustofa Bisri bagi Menteri Agama

Rabu, 30 Desember 2020 05:23 WITA

NEWSNUSANTARA,SEMARANG – Dua hari setelah dilantik sebagai Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas langsung “sowan” ke KH Mustofa Bisri (Gus Mus) di Rembang, Jawa Tengah.

Gus Mus adalah mustasyar (penasehat) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU). Ia ulama kharismatik. Ia juga dikenal sebagai penyair dan aktif di media sosial.

Ulama yang sangat dihormati ini menyampaikan pesan-pesan khusus kepada Yaqult, sebagaimana dikutip dan disiarkan NU Online:

Pesan pertama Gus Mus adalah menjaga amanah. Hindari perilaku korupsi dan kolusi.

Baca Juga  Rp 58,4 Miliar untuk Perbaikan Jalan Tembudan-Batu Putih, Bupati Berau Pengerjaan Harus Maksimal

Pesan kedua, rangkul semua pihak agar memiliki perasaan yang sama terhadap Indonesia, meskipun masyarakat memiliki latar belakang suku, bahasa, dan agama yang berbeda.

“Tidak penting latar belakangnya apa, kelompok, agama, dan ras apa. Semua kita ajak untuk bersama-sama mencintai Indonesia,” ujarnya.Dengan mencintai Indonesia, maka cita-cita pemerintah untuk menjadikan negara ini lebih baik dan lebih maju akan lebih mudah dicapai.Melalui laman facebook-nya, Gus Mus juga menuliskan, ia melihat banyak orang yang menyampaikan ‘Selamat’ atas diangkatnya Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menag.

Baca Juga  Camat Kota Kisaran Timur Menutup Pelaksanaan MTQ dan FSQ Tingkat Kelurahan Teladan Tahun 2025

Masih banyak orang kita yang menganggap jabatan menteri sebagai anugerah. Namun Yaqut tidak seperti itu.

“Dia sadar bahwa jabatan itu amanah dan tanggung jawab. Jadi aku tinggal ikut mendoakan saja semoga dia mampu melaksanakan amanah dan tanggung jawab itu sebaik-baiknya,” tulis Gus Mus.Gus Yaqut juga akan bersilaturahmi ke banyak ulama di Jawa Tengah di antaranya ke Habib Luthfi di Pekalongan, dan Pesantren Tahfidzul Qur’an Narukan Kragan Rembang yang diasuh KH Bahaudin Nur Salim (Gus Baha).

Baca Juga  Di Tengah  Pandemi Kasus Narkoba Kota Malang Meningkat

“Kami mengadakan kunjungan dan sowan ke beliau-beliau untuk memohon nasihat dan arahan, apa yang sebaiknya kami lakukan untuk kemajuan bangsa,” ujar Menag.

Yaqut menegaskan, Kementerian Agama bukan hanya kementerian satu agama namun merupakan kementerian semua agama.

Menurutnya sudah saatnya mengembalikan agama pada fungsinya yang mendamaikan.

Bagikan:
Berita Terkait