Dukung Adanya Wadah Kreativitas Anak Muda Berau Melalui “Berau Creative Hub”

Sabtu, 10 Mei 2025 12:57 WITA

NEWSNUSANTARA.COM, BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, memberikan dukungan penuh terhadap gagasan pembentukan “Berau Creative Hub”.  

Sebuah wadah yang dirancang untuk menyalurkan kreativitas dan sarana memperkenalkan budaya Berau ke masyarakat luas.

Ia menilai penting adanya tempat yang dapat menampung potensi seni dan budaya lokal, sebagai bagian dari upaya memajukan pariwisata di Berau.

“Kita harus terus membuka ‘ruang’ untuk menjadikan Berau ini sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata di Kalimantan Timur,” ujarnya Jumat (9/5/2025).

Baca Juga  Delapan Paket Sabu Diamankan, Polres Berau Ringkus Pelaku di Teluk Bayur

Sebagai legislator, Agus menegaskan DPRD Berau akan selalu mendukung upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, dalam merancang dan melaksanakan kebijakan yang berpotensi untuk menarik minat pelancong data ke Bumi Batiwakkal.

“Sebagai legislatif kami selalu mendukung dinas pariwisata mengenai hal-hal yang berpotensi bisa menarik minat pelancong datang,” ungkapnya.

Baca Juga  Gebyar Bulan Timbang, Bupati Harap Anak Tumbuh Kembang Dengan Baik

Menurutnya, selain menjadi tempat bagi putra-putri Berau untuk menyalurkan hobi dan kreativitas dalam bidang seni.

Berau Creative Hub juga akan memberikan alternatif hiburan yang positif bagi masyarakat setempat.

“Selain sebagai tempat putra-putri kita menyalurkan hobi dan kreativitas dalam bidang seni, tentunya juga menjadi alternatif masyarakat kita untuk mendapatkan hiburan dan menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan,” bebernya.

Baca Juga  PR Baru DPMK Berau, Pemprov Target 20 Desa di Kaltim Dalam Setahun Naik Status Jadi Mandiri

Melalui Berau Creative Hub, diharapkan dapat memperkuat posisi Berau sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga seni dan budaya lokal yang kaya.

“Semoga proyek ini dapat segera terealisasi, dengan melibatkan semua pihak terkait, termasuk pelaku seni, pemerintah daerah, dan masyarakat, untuk menciptakan ruang yang inklusif dan bermanfaat bagi semua,” pungkasnya.

(MRK/ADV)

Bagikan:
Berita Terkait