Edy Mulyadi Hina Kalimantan, Lembaga Adat Tidung Protes

 

NEWSNUSANTARA.COM, TARAKAN – Maraknya pernyataan Edy mulyadi yang kini viral beredar di sosial media, mendapat tanggapan langsung dari Lembaga Adat Tidung Ulun Pagun Kalimantan. Pasalnya pernyataan tersebut dianggap mengandung unsur sindiran kebencian terhadap Ibu Kota Negara (IKN) baru yang terletak di Kalimantan Timur.

Lewat pertemuan singkat yang dilakukan disalah satu kediaman pemangku, pada pukul 10.00 WITA (24/1/2022), dihadiri para dewan ulun pagun Kalimantan diantaranya Ketua Dewan Adat Tidung Ulun Pagun Kalimantan Dr.Drs.H. Undunsyah, M.H, M.Si, Ketua Lembaga Adat Tidung Ulun Pagun Kota Tarakan H. Abdul Wahab, Ketua Lembaga Adat Tidung Ulun Pagun Kab. Bulungan H. Yunus Idris, Pemangku Adat Tarakan Utara Zakaria, Pemangku Adat Tarakan Barat H. Umar, Pemangku Adat Tarakan Tengah H. Abdullah, Pemangku Adat Tarakan Tengah H. Jafar, mewakili seluruh masyarakat adat tidung ulun pagun menyampaikan pernyataan sikap kepada Edy mulyadi beserta rekan .

Adapun beberapa point pernyataan sikap yang disampaikan diantaranya :

1. Meminta maaf kepada masyarakat kalimantan secara tertulis dan dimediakan secara nasional

2. Meminta pihak yang berwajib Untuk memproses karna pernyataan yang dibuat mengandung unsur kebencian

3. meminta kepada bapak presiden RI, untuk tetap melanjutkan program yang telah direncanakan guna memastikan ada pemerataan perekonomian di seluruh wilayah NKRI. tanpa menghiraukan propaganda masyarakat orang perorang yang tidak senang dengan karya bapak yang ada

4. Kami masyarakat adat tidung ulun pagun berterima kasih kepada bapak presiden republik indonesia berserta kabinetnya mewujudkan impian masyarakat kalimantan

5. Kami berharap para politisi,pakar hukum, cendekian, para ulama, pegiat media sosial

Sebaiknya lebih hati-hati berbicara Jangan menyentuh akar kebhinekaan dan keragaman budaya dàn adat istiadat masyarakat indonesia, serta jangan memperdàyakan masyarakat dengan kata-kata yang memecah belah bangsa ini.

6. Kalimantan ini adalah miniatur bangsa indonesia, seluruh suku bangsa indonesia ada di kalimantan, kami cinta damai, kami cinta aman

7. Belajar dari otonomi daeràh, sejak UU No. 22 Tahun 1999 s.d UU No. 23 Tahun 2014 saat ini, pemekaran banyak membawa manfaat demikian juga nanti IKN nusantara, kami yakin dan percaya akan membawa manfaat yang besar bagi bangsa Indonesia

Adapun pernyataan sikap yang disampaikan dengan sebaik-baiknya tersebut, didasarkan pada sikap prihatin dari Lembaga Adat Tidung Ulun Pagun Kalimantan terhadap seorang publik figure beserta rekan yang terlibat dalam aksi tersebut.

“Kami mengucapkan rasa prihatin terhadap pernyataan seorang publik figur yang telah berbicara seakan tidak memahami sejaarah terbentuknya RI. Dan terwujudnya menjadi NKRI. Bagaimana kondisi Indonesia saat setelah merdeka dan bagaimana kondisi real indonesia saat ini. Mungkin beliau lupa kita mulai yang tadinya tidak ada menjadi ada, seperti saat ini,” jelas Undunsyah kepada Media.

Undunsyah juga meyakini terbentuknya IKN baru nantinya akan mendatangkan manfaat besar bagi bangsa indonesia kedepannya.

“Kami meyakini pembentukan IKN Nusantara membawa manfaat besar bagi bangsa indonesia,” tutup Undunsyah. (Putri)