NEWSNUSANTARA,BERAU-Pemerintah Kabupaten Berau masih menuntaskan proses pengisian lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Namun, sebelum seleksi itu selesai, empat kursi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya dipastikan kembali kosong karena pejabatnya memasuki masa pensiun.
Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan proses seleksi lima jabatan yang saat ini berlangsung telah memasuki tahap akhir. Para peserta telah menyelesaikan penulisan makalah dan asesmen kompetensi di Balai Pengujian Kompetensi Yogyakarta.
“Tinggal menunggu tahapan presentasi dan wawancara akhir,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, dalam dua hingga tiga pekan ke depan panitia seleksi akan menjadwalkan presentasi sekaligus wawancara sebagai penentuan akhir sebelum nama-nama calon diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian.
Muhammad Said menyebut proses seleksi sempat mengalami penyesuaian karena harus memenuhi ketentuan Badan Kepegawaian Negara (BKN), termasuk keterlibatan unsur Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam panitia seleksi.
“Semua proses dilakukan secara profesional tanpa unsur politik dan selalu berkoordinasi dengan BKN karena sistem kepegawaian harus sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Di tengah proses tersebut, Pemkab Berau kembali dihadapkan pada kekosongan jabatan baru. Per 1 Juli 2026, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Perpustakaan telah memasuki masa pensiun.
Dalam waktu dekat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga juga akan mengakhiri masa tugasnya, disusul Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pada akhir tahun.
“Artinya, sampai akhir tahun nanti ada empat jabatan lagi yang kosong. Nanti akan kita isi melalui seleksi terbuka atau manajemen talenta,” jelasnya.
Dengan tambahan tersebut, total terdapat sembilan jabatan pimpinan tinggi yang harus diisi Pemkab Berau sepanjang 2026.
Menurut Muhammad Said, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk memastikan proses regenerasi pejabat tetap berjalan sehingga pelayanan publik tidak terganggu.(*)
Reporter: Akmal I Editor: Hendra





