Jelang Lebaran, DPRD Berau Imbau Waspada Uang Palsu

Sabtu, 14 Maret 2026 10:05 WITA

NEWSNUSANTARA BERAU- Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kemungkinan beredarnya uang palsu menjelang perayaan Idulfitri.

Ia menjelaskan, periode menjelang Lebaran biasanya ditandai dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Lonjakan transaksi tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan uang palsu.

“Setiap mendekati Lebaran, aktivitas jual beli masyarakat meningkat cukup tinggi. Kondisi seperti ini sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk mencoba mengedarkan uang palsu,” kata Dedy, Sabtu (14/3/2026).

Baca Juga  HMI Harus Meningkatkan Peran  Pencapaian Visi dan Misi Pembangunan di Kabupaten Berau
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto

Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menerima uang tunai, terutama saat bertransaksi di pasar, pusat perbelanjaan, maupun lokasi yang ramai pengunjung.

Dedy juga menyoroti pentingnya kewaspadaan dari kalangan pelaku usaha, termasuk pedagang dan pelaku UMKM, agar tidak lengah saat menerima pembayaran dari konsumen.

“Para pelaku usaha harus lebih cermat ketika menerima uang dari pembeli. Pastikan keaslian uang tersebut agar tidak menjadi korban peredaran uang palsu,” ujarnya.

Baca Juga  Pandemi Menurun Dan Hilang , Peminat Tanaman Hias Kabupaten Malang Ikut Menurun

Ia pun menyarankan masyarakat memanfaatkan cara sederhana untuk mengenali uang asli, yakni melalui metode dilihat, diraba, dan diterawang sebagaimana yang selama ini disosialisasikan oleh Bank Indonesia.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat berwenang apabila menemukan atau mencurigai adanya uang palsu di lingkungan sekitar.

“Kalau ada yang menemukan atau mencurigai uang palsu, sebaiknya segera dilaporkan kepada pihak berwajib agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutupnya.

Baca Juga  Prihatin Kebakaran Rumah Tokoh Agama di Tarakan, LDII Berikan Sumbangan Rp. 40.000.000

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait