NEWSNUSANTARA,BERAU-Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam memenuhi hak-hak anak menunjukkan hasil menggembirakan. Predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) resmi meningkat dari tingkat Pratama ke Madya. Capaian ini disambut positif oleh legislatif, namun juga diiringi peringatan agar pemerintah tidak cepat berpuas diri.
Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menilai peningkatan status tersebut menjadi bukti adanya perbaikan dalam sistem perlindungan anak di Berau. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan justru semakin kompleks, terutama jika Berau menargetkan naik ke level KLA Nindya.
“Kejarannya sekarang bukan lagi soal predikat, tapi bagaimana program-program perlindungan anak benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak di lapangan,” ujar Elita.

Ia menegaskan, isu perlindungan anak tidak boleh hanya diartikan sebagai upaya mencegah tindak kekerasan. Lebih dari itu, pemerintah daerah juga berkewajiban menjamin hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik dari sisi fisik, mental, maupun sosial.
Menurut Elita, lingkungan yang aman, akses pendidikan yang layak, layanan kesehatan yang memadai, hingga ruang yang mendukung kreativitas anak harus menjadi bagian tak terpisahkan dari kebijakan daerah.
Komisi I DPRD Berau juga mendorong agar keberpihakan terhadap anak diperkuat melalui kebijakan anggaran. Program edukasi keluarga, pengembangan kawasan ramah anak, serta layanan pendampingan psikologis dinilai perlu mendapat porsi yang lebih besar agar dampaknya lebih terasa.
“Komitmen itu harus tercermin dalam anggaran, kesiapan tenaga pendukung, dan kesinambungan program. Apalagi setelah status naik, tuntutan masyarakat terhadap kualitas layanan tentu semakin tinggi,” jelasnya.
Elita menambahkan, keberhasilan membangun Kabupaten Layak Anak tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata. Peran keluarga, sekolah, masyarakat, hingga dunia usaha turut menentukan kuat tidaknya sistem perlindungan anak di daerah.
“Anak-anak adalah fondasi masa depan Berau. Ketika kita serius melindungi mereka hari ini, maka kita sedang menyiapkan masa depan daerah yang lebih baik. Ini kerja bersama, bukan hanya tugas pemerintah,” pungkasnya.(ADV)





