Melirik Manfaat Pelepah Sawit untuk Pakan Ternak, Bupati Berau Usulkan ke Dinas Untuk Mencoba

Selasa, 9 Juli 2024 08:41 WITA

NEWSNUSANTARA.COM, BERAU – Menelaah sapi ternak lokal Kabupaten Berau agar dapat dilirik peternak maupun masyarakat luar daerah Bupati Berau Sri Juniarsih mempunyai satu gagasan yang telah disampaikan ke Dinas Tanaman Pangan Hortikultura (DTPH), Selasa (9/7/2024).

Yakni dengan merubah pola pakan ternak. Selain dari bentuk bibit kemasan ditambah pula dengan pelepah dari kebun sawit. Usulan itu karena Bupati menganggap pakan yang didatangkan dari luar daerah selain stoknya yang terbatas pun harganya yang mahal.

Baca Juga  Belum Sepenuhnya Siap, RSUD Baru Bakal Dioperasikan Hanya Untuk Rawat Jalan

Menurut sumber Kementerian Pertanian, Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian diketahui jika berdasarkan hasil uji laboratorium didapatkan bahwa hasil cacahan pelepah sawit mengandung lemak total nya 2,92 % sehingga layak dijadikan sebagai pakan juga sebagai solusi untuk menggemukkan ternak.

Sehingganya Bupati menginginkan agar pihak DTPH dapat mencoba cara tersebut, dengan terlebih dulu mengajak diskusi petani sawit mengenai manfaat pelepah sawit terharap ternak sapi.

Baca Juga  Banjir Kampung Tumbit Akibat Curah Hujan Dan Luapan Sungai Kelay

“Pelepah-pelepah itu banyak dibuang begitu saja tanpa diketahui manfaatnya nah ternyata sawit ini pelepahnya dapat dimakan, dikonsumsi oleh sapi-sapi, kemudian batang sawit itu dapat dijual di ekspor per-kontainer itu mahal,” ungkapnya.

Hal tersebutlah yang diharapkan kepada DTPH bisa mengelola atau komunikasi lanjut ke Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Kampung (DPMK), untuk mengetahui kampung mana saja yang menjadi sentra sapi ternak agar dapat dipetakan. Sri Juniarsi percaya tentang potensi perkebunan peternakan di Berau sangat luar biasa.

Baca Juga  Menjabat di Periode Kedua, Ketua DPRD Dorong Sri-Gamalis Gencarkan Pembangunan Secara Merata di 13 Kecamatan

“Pendampingan, pembinaan dari dinas yang terkait kepada para petani, peternak supaya tanaman dan peternaknya itu berkembang biak dengan baik sehingga kita tidak perlu lagi mendatangkan dari luar kota,” pungkasnya.

Reporter: Miko Gusti

Bagikan:
Berita Terkait