Didepan Menkeu, Bupati Minta Dirut PLN Tuntaskan Listrik Kampung di Berau

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas bertemu dengan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati

NEWSNUSANTARA,JAKARTA – Hadir dalam ajang Government Investment For Greener Environment di Kementerian Keuangan RI, Jumat (16/12/2022). Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas bertemu dengan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, serta sejumlah pejabat dan pimpinan badan usaha milik negara (BUMN). Salah satunya hadir Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Darmawan Prasodjo.

Momentum bertemu para pemangku kebijakan dipusat, Bupati Sri Juniarsih, menyampaikan kondisi di Bumi Batiwakkal. Menjadi narasumber pada peluncuran program Special Mission Vehicles (SMV) ini, Bupati curhat kepada Direktur PLN, agar mendapat perhatian dalam pemenuhan energi listrik bagi masyarakat di 28 kampung di Bumi Batiwakkal yang belum teraliri listrik hingga saat ini. “Ada Dirut PLn, saya curhat, berharap kampung yang belum ada listrik, bisa segera menikmati listrik dengan dukungan PLN,” ungkapnya.

Pemkab Berau disampaikan mendukung penuh dan terus bersinergi dengan jajaran PLN didaerah dalam membangun infrastruktur memenuhi listrik di kampung yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Menkeu, Sri Mulyani, merespon curahan hati Bupati Berau dan meminta PLN untuk memberikan perhatian pemenuhan listrik di Bumi Batiwakkal. Setiap tahun disampaikannya pemerintah memberikan penyertaan modal
Negara ke PLN untuk memenuhi listrik di desa. Untuk itu ai berharap apa yang disampaikan Bupati Berau juga mendapat perhatian untuk direalisasikan. “Di Berau ada yang belum dan tolong Pak Darmo (Dirut PLN), ini direalisasikan,” ungkapnya.

 

Hal ini sejalan dengan program Kemenkeu melalui program SMV di Bumi Batiwakkal dalam mendukung restorasi hutan mangrove di Teluk Semanting dan Pegat Batumbuk. Program pengendalian lingkungan ini juga diharapkannya diikuti dengan program pemenuhan listrik. Sehingga lengkap yang dijalankan. “Perlahan kita membangun setiap pelosok Indonesia, termasuk listrik. Itulah maksudnya uang kita, kita gunakan untuk membangun Indonesia berkelanjutan dan berkeadilan,” tandasnya.(*)

Bagikan :

KPU Berau Gelar Uji Publik, Ada Rencana Perubahan Wilayah Dapil

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau menggelar uji publik rancangan penataan Daerah Pemilihan (Dapil)…

Continue Reading

Jokowi Kunjungi IKN Melalui Jalur Laut

NEWSNUSANTARA.COM, BALIKPAPAN – Presiden RI Joko Widodo kembali mengunjungi Kaltim, ada yang berbeda dalam kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Selasa, 25 Oktober 2022. Biasanya Presiden dan rombongan menggunakan jalur darat dari Balikpapan ke IKN dengan waktu tempuh selama 2 jam.

Namun kali ini, Presiden dan rombongan menelusuri jalur laut dengan menggunakan KRI Escolar – 871. Jarak dari Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan ke Pelabuhan Cita Sabut, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara ditempuh selama 1 jam.

Dalam perjalanan tersebut, Presiden dan rombongan melintasi Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dan IKN.

“Ini menelusuri jalur logistik untuk IKN,” ucap Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam perjalanan ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.

(BPMI Setpres)

Bagikan :

Pemkab Minta Dukungan KLHK dan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim Selesaikan Konflik Tenurial di Kabupaten Berau

Bupati Berau Sri Juniarsih hadiri sosialisasi penyelesaian penanganan konflik tenurial kawasan hutan, potensi dan resolusi konflik di Kabupaten Berau, Kamis (6/10/2022)

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB-Bupati Berau menghadiri acara sosialisasi penyelesaian penanganan konflik tenurial kawasan hutan, potensi dan resolusi konflik di Kabupaten Berau, di Ballroom Hotel Grand Paramadina, Kamis (6/10/2022). Acara tersebut dihadiri perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, Bupati Berau, Ketua DPRD Berau, dan camat se-Kabupaten Berau.

Bupati Berau Sri Juniarsih dalam sambutannya mengapresiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim yang telah menyelenggarakan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini adalah langkah awal dalam menyelesaikan dan menangani konflik tenurial sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada.

Seperti diketahui, kawasan hutan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, konflik tenurial atau sengketa lahan baik yang terjadi di dalam, maupun di luar kawasan hutan menjadi persoalan yang sangat komplek.

“Seperti status kawasan hutan yang menghambat pengelolaannya, dan tumpang tindih yang masih menjadi persoalan umum di Kabupaten Berau. Tanpa penyelesaian yang menyeluruh ini akan menjadi persoalan dan konflik berkepanjangan,” jelasnya.

Bupati Berau Sri Juniarsih hadiri sosialisasi penyelesaian penanganan konflik tenurial kawasan hutan, potensi dan resolusi konflik di Kabupaten Berau, Kamis (6/10/2022)

Sehingga kata Sri Juniarsih, negara dalam hal ini harus hadir dan menyelesaikan persoalan ini. Pemkab Berau kata dia, akan memfasilitasi setiap langkah dan upaya dalam menyelesaikan konflik tenurial di Bumi Batiwakkal.

Besar harapannya, Dinas Kehutanan Kaltim, dapat terus mendukung penyelesaian konflik dan pengelolaan sumber daya alam di Kabupaten Berau. Dengan penyelesaian yang mengedepankan asas kehumanisan dan musyawarah mufakat

“Dengan penyelesaian asas musyawarah, tentu akan menyelesaikan masalah tanpa masalah. Dan itu yang kami harapkan,” terangnya.

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya sekedar melakukan sosialisasi penyelesaian konflik tenurial, tapi juga merumuskan upaya penyelesaiannya. Sehingga, dapat diaplikasikan oleh masing-masing pemerintah kecamatan di wilayahnya masing-masing.

“Memang persoalan tenurial ini hampir di semua daerah, tapi bagaimana cara kita menyelesaikannya tanpa menyebabkan masalah baru. Dan tentu kami sangat berharap, masalah tenurial di Berau dapat diselesaikan secara menyeluruh,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan :

Upacara Hari kesaktian Pancasila

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Berau, Sabtu (1/10/2022)

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Pemkab Berau bersama unsur Forkopimda Kabupaten Berau melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Berau, Tanjung Redeb, Sabtu (1/10) pukul 07.30 Wita. Dalam upacara itu, Wakil Bupati Berau Gamalis, bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila kali ini digelar secara sederhana dan khidmat, diikuti kurang lebih puluhan peserta yang teridiri dari unsur TNI, Polri, ASN, PGRI, KNPI Berau, dan pelajar.

Wakil Bupati Berau, Gamalis menyebut, upacara kesaktian Pancasila yang digelar 1 Oktober ini, tidak terlepas dari peristiwa Gerakan 30 September/ atau Partai Komunis Indonesia.

Di mana dalam peristiwa itu, terjadi sejarah kelam bangsa Indonesia, di mana terjadi pemberontakan yang dilakukan PKI yang menewaskan 6 jenderal, serta 1 perwira TNI.

Mereka adalah Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.

“Ini adalah sejarah kelam bangsa Indonesia, dan perlu jadi pelajaran. Sekarang sudah jauh lebih baik, sebegai penerus masa depan bangsa, marilah kita berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara, dan tidak melupakan sejarah. Karena bangsa yang baik tidak akan melupakan sejarahnya,” katanya.

Di momen peringatan hari pancasila ini, Gamalis menginginkan, agar peringatan kali ini dapat menjadi pemersatu dan menjadi penguat karakter bangsa Indonesia maju dan sejahtera.

Apalagi, Pancasila sepanjang negeri ini merdeka, sudah sangat teruji bahwa persatuan, dan kesatuan bangsa, bisa dirajut dengan baik, untuk membangun bangsa yang unggul dan cerdas.

“Pancasila adalah dasar negara, yang sudah sangat teruji dari segenap persoalan bangsa. Begitu juga bangsa Indonesia, yang memiliki karakter tangguh, dan siap melaksanakan cita-cita membangun bangsa,” jelasnya.

Dengan demikian kata Gamalis, Pancasila, menjadi sistem nilai yang hidup, dan masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Berau, harus menumbuhkembangkan nilai-nilai Pancasila kepada semua generasi.

“Terutama pada generasi penerus bangsa Indonesia yang kita cintai. Dengan nilai dan keteladanan Pancasila, kita jaga dan bangun negeri kita, khususnya Kabupaten Berau,” pungkasnya. (/ADV)

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Berau, Sabtu (1/10/2022)
Bagikan :

Seluruh Fraksi Setuju Raperda Perubahan APBD 2022 Disahkannya jadi Perda

Bupati Berau Sri Juniarsih saat menghadiri Sidang Paripurna Pandangan Akhir Fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD tahun anggaran (TA) 2022 di Gedung DPRD Berau, Senin (19/09/2022)

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB- Bupati Berau Sri Juniarsih mengikuti kegiatan rapat paripurna dengan agenda mendengarkan Penyampaian Pendapat akhir Fraksi-Fraksi DPRD Berau, terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2022, Senin (19/9/22).

Dari seluruh fraksi yang menyampaikan pendapat akhirnya, secara umum setuju Raperda Perubahan APBD tahun 2022. Namun dengan beberapa catatan, yang harus jadi perhatian Pemkab Berau.

Dalam sambutannya, Bupati Berau Sri Juniarsih memberikan apresiasi kepada unsur pimpinan dan seluruh anggota DPRD Berau, yang telah menyampaikan pandangan akhir dan sekaligus persetujuan atas Raperda Perudabahan APBD 2022 disahkan menjadi Perda.

Bupati Berau Sri Juniarsih foto bersama saat menghadiri Sidang Paripurna Pandangan Akhir Fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD tahun anggaran (TA) 2022 di Gedung DPRD Berau, Senin (19/09/2022)

“Raperda ini, sebelum ditetapkan, akan disampaikan ke Pemprov Kaltim, paling lambat 3 hari kerja setelah dilakukan persetujuan bersama untuk di Evaluasi yang kemudian ditetapkan melalui keputusan Gubernur Kalimantan Timur,” ujarnya.

Dikatakan Sri, kebijakan perubahan APBD yang telah disepakati, antara Pemkab Berau dan DPRD Berau, menjadi pedoman bagi kepala daerah dalam menyusun perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara APBD 2022, yang sebelumnya sudah dilakukan MoU bersama.

Setelah mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi dewan, Sri mengatakan, pada dasarnya, apa yang disampaikan merupakan pandangan dan penilaian dalam bentuk catatan maupun saran dan masukan untuk kemajuan Kabupaten Berau, dan efektivitas kinerja bagi jajaran Pemkab Berau.

Untuk itu ditegaskannya, setiap catatan yang disampaikan akan menjadi perhatian pemerintah daera dan akan segera ditindajlanjuti.

“Saya sebagai kepala daerah mengapresiasi atas saran dan masukan yang telah disampaikan. Dan ini akan ditindaklanjuti OPD terkait. Saya yakin, apa yang disampaikan dalam pandangan akhir fraksi ini tujuannya baik demi pembangunan Kabupaten Berau kedepan,” jelasnya.

Dikatakannya juga, sudah menjadi tanggung jawab bersama, untuk menetapkan prioritas yang terbaik bagi daerah, agar pemerintahan dan pembangunan dapat terselenggara dan terarah.

Adapun tujuan penyusunan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Berau Tahun 2022 merupakan gambaran kondisi kemampuan keuangan daerah. Kondisi keseluruhan pendapatan daerah pada perubahan APBD 2022 mengalami kenaikan, yang disebabkan hasil dari PAD dan pendapatan transfer, yakni sekira Rp 3,395 triliun.

Dia berharap, DPRD Berau sebagai mitra kerja Pemkab Berau, terus bersinergi dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Berau menjadi lebih baik.

“Harapan kami seperti. Dengan sinergitas yang baik, akan menghasilkan pembangunan yang pesat bagi daerah,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan :

Di FGD, Bupati Sebut Butuh Dukungan Semua Pihak Tangani Dampak Kenaikan BBM Bersubsidi

Ft : Bupati Berau Sri Juniarsih menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Bumi Segah

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB- Bupati Berau Sri Juniarsih menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Bumi Segah, Rabu (7/9). Dalam FGD tersebut juga melibatkan Pertamina, dan Polres Berau, dalam mengantisipasi dampak dari naiknya harga BBM bersubsidi beberapa hari lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan, saat ini semua SPBU di Kabupaten Berau telah melakukan penyesuaian harga sejak kebijakan itu ditetapkan pada 3 September lalu. Butuh dukungan semua pihak, untuk tangani dampaknya.

Diketahui, jenis BBM yang mengalami kenaikan tersebut yakni, Pertalite yang semula Rp7.600 per liter menjadi Rp10.000 per liter. Kemudian, solar dari Rp.5000 menjadi Rp.6.800, dan BBM non subsidi Pertamax semula dari Rp 12.500 menjadi Rp.14.500.

“Kenaikan harga BBM itu kata dia, umumnya berdampak secara universal. Terutama pada kenaikan harga bahan pokok, yang pada akhirnya menimbulkan gejolak masyarakat,” katanya.

Melalui momentum FGD ini, kata dia, dapat menjadi ajang yang tepat bagi Pemkab Berau, dalam merumuskan strategi dan kebijakan yang tepat, guna menghindari dampak negatif dari kenaikan BBM bersubsidi ini.

Namun, dirinya juga meminta dukungan semua pihak, termasuk aparat TNI-Polri untuk turut membantu Pemkab Berau, dalam menangani dampak dari kebaikan BBM tersebut. Yang mana salah satu dampaknya, terjadinya inflasi.

Bupati Berau Sri Juniarsih

“Kami dari Pemkab Berau, berupaya semaksimal mungkin menjaga agar daya beli masyarakat tetap normal. Karena dampak naiknya BBM ini, pengaruhnya kepada bahan pokok, sangat cepat. Dan ini jika tidak ditangani dengan baik, akan menjadi masalah tersendiri bagi masyarakat,” jelasnya.

Pemkab Berau juga berkomitmen, memberikan perlindungan masyarakat melalui program atau kebijakan pro rakyat. Yang mudah-mudahan kata dia, dapat meringankan beban masyarakat Berau.

Adapun salah satu program yang saat ini tengah digodok yakni, menganggarkan alokasi yang menjadi pertimbangan bersama bantuan langsung tunai atau BLT, kompensasi BBM dan subsidi upah.

“Serta tambahan dana kompensasi berupa bantuan permodalan, kepada pelaku UMKM yang terdampak serta mempermudah akses terhadap masyrakat pra-sejahtera di Berau,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan :

Dukung Arena Road Race Dibangun

Ft: Wakil Bupati Berau Gamalis

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB- Wakil Bupati Berau, Gamalis mendukung penuh usulan pembangunan arena road race di Kabupaten Berau. Menurutnya, memang sudah saatnya, Berau memiliki arena road race sendiri. Pasalnya, setiap kali event road race digelar, selalu menggunakan fasilitas umum. Dan itu, mengganggu pengguna jalan.

“Pemerintah daerah sangat mendukung. Apalagi, sudah ada diusulkan pembangunannya,” jelasnya.

Dikatakannya, pada dasarnya, arena road race tidak hanya sekedar menjadi tempat pembinaan saja, melainkan juga dapat menjadi wadah menyalurkan bakat potensi-potensi muda, yang dimiliki Kabupaten Berau.

Apalagi menurutnya, potensi atlet balap di Bumi Batiwakkal tidak kalah dengan dengan daerah lain.
Di sisi lain, setiap ada event balap motor atau road race, antusias masyarakat Berau, juga cukup tinggi.

“Kami akan upayakan. Apalagi, antusias dan dukungan masyarakat agar Berau memiliki arena road race sendiri juga sangat tinggi,” katanya.

Sebenarnya kata dia, dukungan pengembangan olahrga, tidak hanya kepada road race saja. Semua olahraga di Kabupaten Berau, baik itu olahraga moderen maupun olahraga rekreasi atau tradisional akan dihidupkan. Bagi cabang olahraga yang sudah bagus, dan sudah memiliki tempat akan dikembangkan.

Begitu juga dengan cabor yang belum memiliki venue, namun sudah memiliki lahan akan menjadi prioritas.

“Seperti road race, kalau sudah ada lahannya dan dokumennya jelas, apa salahnya kita bangunkan. Dan itu tidak hanya arena road race saja. Tetapi juga cabor lain,” jelasnya.

Sebagai pemerintah daerah, dirinya tentu menginginkan dari Kabupaten Berau, muncul atlet-atler profesional, yang tidak hanya bertanding di tingkat provinsi saja. Tetapi, juga bertanding hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

Apalagi, menjelang Porprov Kaltim 2022 yang digelar di Kabupaten Berau, pada November mendatang, tentu diharapkan menjadi momentum atlet-atlet Berau untuk berprestasi.

“Kami selalu mendukung pengembangan olahraga di Kabupaten Berau. Meskipun saat ini ada kekurangan-kekurangan, itu perlahan akan kita maksimalkan. Seperti membangun venue bagi cabor yang belum ada venuenya, maupun program lain untuk pengembangan kapasitas atlet,” pungkasnya. (/)

Bagikan :

LCT Batal, Penyeberangan Gunakan Kapal Feri

NEWSNUSANTARA.COM-TANJUNG REDEB- Jembatan Sambaliung akan segera diperbaiki September ini. Hanya ada perubahan fasilitas yang akan digunakan untuk penyeberangan kendaraan. Awal rencana, untuk mengangkut kendaraan yang akan menyeberang sungai menggunakan kapal LCT. Namun, menggubakan kapal feri.

Kepala Dinas PUPR, Taupan menjelaskan, penggunaan kapal feri itu digunakan setelah penggunaan kapal LCT tidak diperbolehkan dari pusat. Terutama digunakan sebagai penyebrangan di daerah Berau.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim, maupun Dinas Perhubungan Berau, untuk kejelasan terkait penyaberangan wilayah Sambaliung-Tanjung Redeb.

“Setau kami, LCT itu izinnya tidak diperbolehkan. Tapi, tidak tahu ya, jika nanti ada perubahan,” jelasnya Rabu (24/8).

Saat ini lanjut Taupan, DPUPR akan segera memulai pembangunan jetty di lokasi yang sudah ditentukan. Adapun penyelesaian jalur alternatif, sudah masuk tahap perampungan di pos parkir yang berlokasi di RT 22 Limunjan

“Pemkab Berau juga tengah mengupayakan untuk memisahkan jalur antara kendaraan roda dua dan roda empat. Agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Angkutan Pelayaran dan SDP, Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim, Muhammad Agus Rakhmand menjelaskan, pihaknya sudah memastikan bahwa untuk untuk penyebrangan menggunakan kapal feri.

Menurutnya, penggunaan kapal tersebut, jauh lebih baik, dan tidak terlalu berbahaya dibandingkan penggunaan LCT dan menghindari rawan kejadian kecelakaan.

“Kewenangan penggunaan LCT itu juga bukan dari kami. Jadi dipastikan menggunakan kapal feri saja,” ungkapnya.

Meskipun debit air tertinggi Sungai Kelay disekitaran areal penyebrangan nantinya setinggi 8 meter, dan terendah setinggi 3 meter. Namun, pihaknya memastikan aktivitas kapal feri nantinya tidak akan terganggu.

“Kapal Feri yang disediakan nantinya, tetap akan bisa melewati jalur alternatif penyebrangan,” ujarnya.

Selanjutnya, tinggal Bupati Berau mengirimkan surat untuk permintaan kapal feri yang akan disediakan, termasuk jam operasional.

“Jika permintaan Pemkab Berau untuk penyebrangan secara 24 jam, maka akan diakomodir baik dari Dishub Prov maupun kabupaten,” pungkasnya. (*)

Bagikan :

Tiket Pesawat Tinggi, Pemkab Berau Janji Secepatnya Akan Temukan Solusi

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB- Harga tiket tak kunjung turun, Pemkab Berau, DPRD Berau dan pihak terkait gelar pertemuan di gedung DPRD Berau, Senin (22/8).

Dalam rapat itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, tingginya harga tiket pesawat sudah cukup lama terjadi. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, yang bepergian menggunakan pesawat terbang.

Saat ini, harga tiket untuk rute Berau-Balikpapan menyentuh Rp 1,7 juta untuk sekali penerbangan. Apalagi saat ini, hanya Lion Group yang beroperasi di Bandara Kalimarau.

Minimnya kompetitor atau pesaing, diduga menjadi salah satu penyebab harga tiket masih “mengudara setinggi pesawat terbang”.

“Persoalan ini terjadi sejak Pandemik lalu. Satu persatu maskapai tidak lagi mengudara ke Berau. Dan kami di Pemkab Berau, juga terus mencari solusi bagaimana caranya agar tiket murah,” jelasnya.

Dikatakannya, belum lama ini ada maskapai baru yang akan masuk, seperti citilink dan super air jet (Lion Air Group). Hanya saja, belum bisa terealisasi. Kendati demikian, pihaknya telah meminta kepada Dinas Perhubungan Berau untuk bersurat ke maskapai Lion Group terkait penurunan harga tiket pesawat.

Tidak itu saja, dirinya juga meminta kepada Lion Group untuk memberikan tipe pesawat yang jauh lebih besar. Untuk menekan harga, dan bisa menghemat bahan bakar. Sebab, dari pengakuan Lion Group, kenaikan harga bahan bakar pesawat, avtur menjadi penyebab kenaikan harga tiket.

“Lion ini menjanjikan kita tipe pesawat yang lebih besar. Kami mendukung dan berharap, itu bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Harapannya, bisa menekan harga tiket yang saat ini mahal,” ujarnya.

Dirinya meminta kepada Masyarakat untuk bisa bersabar, karena masalah akan diupayakan segera dapat solusi terbaik.

“Nanti ketika surat kami direspon, baru akan diadakan pertemuan lagi. InshaAllah, saya juga akan menghadap dan meminta langsung agar permohonan kita direalisasikan,” pungkasnya. (/)

Bagikan :