Pasien COVID-19 di Balikpapan Tambah 168 Kasus, Meninggal Dunia 6 Orang

Rabu, 30 Juni 2021 02:31 WITA
dr. Andi Sri Juliarty

NEWSNUSANTARA,BALIKPAPAN – Ketua Satgas Penanganan COVID-19 yang juga Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud melalui Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Balikpapan dr. Andi Sri Juliarty mengumumkan perkembangan COVID-19 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (30/06/2021).

“Hari ini terdapat penambahan 168 kasus terkonfirmasi positif COVID-19, sebanyak 31 pasien selesai menjalani isolasi dan 8 pasien positif dirawat di rumah sakit meninggal dunia,” kata Andi Juliarty.

Andi Juliarty yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan ini menjelaskan, ke-168 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 ini meliputi 90 kasus terkonfirmasi positif dengan riwayat suspek, 59 kasus terkonfirmasi positif dengan riwayat tracing kontak, dan 8 kasus positif dengan riwayat pekerjaan.

Baca Juga  Perihal Terbakarnya Pasar Bululawang , Polres Malang Tunggu Hasil Labfor Polda Jatim 

“Sedangkan sisanya, yakni 11 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dengan riwayat orang tanpa gejala (OTG) dan 31 pasien selesai menjalani isolasi mandiri,” terang Andi Juliarty yang akrab disapa dr. Dio ini.

Selanjutnya, ujar Dio, ada penambahan 6 kasus positif COVID-19 di Balikpapan meninggal dunia. Ke-6 kasus meninggal dunia ini adalah pasien perempuan dengan kode BPN 18.749 (59 tahun) meninggal pada 28 Juni 2021,
pasien laki-laki dengan kode BPN 18.748 (86 tahun) meninggal dunia pada 28 Juni 2021, lalu pasien perempuan dengan kode BPN 18.314 (55 tahun) meninggal dunia 28 Juni 2021.

Baca Juga  Manfaatkan Potensi Pertanian di Berau

Selanjutnya, tambah Dio, pasien perempuan dengan kode BPN 17.766 (33 tahun) meninggal dunia pada 29 Juni, pasien perempuan kode BPN 18.922 (43 tahun) meninggal dunia pada 28 Juni dan pasien laki-laki kode BPN 18.789 (60 tahun) meninggal dunia pada 28 Juni 2021.

“Dengan data yang terbaru ini, maka total pasien positif kita per 30 Juni 2021 menjadi 18.763 orang, dirawat di rumah sakit 592 orang, isolasi mandiri
849 orang, sembuh 16.681 orang, dan meninggal dunia 641 orang,” tutupnya.

Baca Juga  Ketua Dekranasda Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik, Ikuti Sosialisasi dan Seminar Persiapan INACRAFT 2026 BPD ASEPHI Sumut
Bagikan:
Berita Terkait