Pemkab Lirik Kapal Angkut Tambangan Untuk Angkut Motor dan Orang. Roda Empat Tetap Diangkut Pakai LCT

Selasa, 13 September 2022 04:05 WITA
Wakil Bupati Meninjau Kapal yang digunakan untuk mengakat kendaraan,seandainya Jembatan Sambaliung Jadi diperbaiki

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB-PEMKAB BERAU Selain LCT, Pemerintah Kabupaten Berau melirik kapal angkut tambangan untuk mengangkut orang dan barang. Wakil Bupati Berau, Gamalis menyampaikan, saat ini pihaknya terus berupaya mengadakan kapal angkut sebelum jembatan Sambaliung ditutup total untuk perbaikan.

Dijelaskannya, untuk pengadaan alat angkut orang dan barang (kendaraan) tersebut, sempat ada beberapa pilihan. Mulai dari LCT, kemudian kapal ferry, kembali lagi ke LCT. Dan terakhir, Pemkab Berau, melirik kapal Tambangan di Lamin, Kecamatan Teluk Bayur.

Baca Juga  DPRD Berau Soroti Besarnya Sisa Anggaran Kesehatan dalam LKPJ 2025

“Memang awalnya, sempat akan menggunakan LCT, tapi secara regulasi tidak bisa. Karena LCT ini hanya mengangkut barang. Sementara Ferry dipastikan tidak bisa, karena manuvernya sulit, dan tidak bisa melalui jembatan. Maka pilihannya ada kapal tambangan,” jelasnya.

Terkait kapal tambangan, sudah pernah ditinjau langsung. Menurutnya, kapal tersebut cukup memungkinkan kendaraan dan orang. Hanya kata Gamalis, kapal tambangan itu hanya bisa mengakut kendaraan roda dua sebanyak 12 unit, dan 24 orang.

Baca Juga  Letkol Arm Ketut Wira Purbawan Berkomitmen Lanjutkan Perjuangan di Hadapan Purnawirawan TNI
Wakil Bupaati Gamalis kiri

Sementara untuk angkutan kendaraan roda empat, menggunakan kapal LCT yang nantinya menuju Km 7 Kampung Maluang.

“Untuk sementara tambangannya ada 5 unit, tapi mungkin tidak bisa semua digunakan. Maksimal 3 minimal 2. Pihak pengelola juga sudah menyetujui, armadanya itu digunakan untuk penyeberangan nanti,” jelasnya.

Sementara ini, yang akan dibahas selanjutnya adalah, bagaimana sistem sewanya. Apakah menggunakan sistem bayar perorangan, sewa per hari, atau bagaimana.

Baca Juga  Tingkatkan Sektor Pertanian, Elita Herlina Salurkan Alat Mesin Pertanian

“Jadi nanti tinggal bagaimana sistemnya. Nanti kami juga akan usahakan masyarakat penggunanya tidak berbayar. Nanti Pemkab yang akan membayar ke pihak pengelola tambangan itu,” pungkasnya. (/ADV)

Bagikan:
Berita Terkait