NEWSNUSANTARA.COM,JOMBANG-Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur telah mencapai puncaknya setelah berlangsung selama berbulan-bulan. Penutupan resmi program TMMD tersebut dilakukan oleh Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Abdul Rahman pada Kamis (08/07/2023).
Keberhasilan program TMMD ini tidak terlepas dari peran yang aktif dari prajurit Yonarhanud 8/MBC, selain melibatkan pihak Kodim dan berbagai unsur terkait lainnya. Selama pelaksanaan TMMD, prajurit Sriti terlihat bekerja keras bekerjasama dengan berbagai pihak terkait.
Danyonarhanud, Letkol Arh Iwan Hemaya, menyampaikan apresiasinya kepada para prajurit yang terlibat dalam program TMMD tersebut. Menurutnya, partisipasi prajurit Sriti dalam membangun dan memajukan daerah yang tertinggal merupakan suatu kebanggaan.

“Tentunya, itu suatu kebanggaan. Sebab, prajurit Sriti ikut serta membangun dan memajukan daerah tertinggal,” ujar Danyon.
Letkol Iwan berharap bahwa hasil pembangunan dari program TMMD ini akan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama fasilitas umum yang telah didirikan dengan kokoh di lokasi TMMD.
“Saya berharap semoga fasilitas tersebut bisa digunakan oleh warga dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Dengan berakhirnya program TMMD ini, diharapkan bahwa hasil pembangunan yang telah dicapai akan memberikan dampak positif dan kesejahteraan bagi masyarakat Jombang. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari sinergi dan kerja keras prajurit Sriti Yonarhanud 8/MBC serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait dalam upaya membangun daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.(HMZ/SR)





