Prioritaskan Jalur Wisata, Dinas PU Bina Marga Muluskan Jalan Palaan Ngajum

Rabu, 9 Agustus 2023 12:34 WITA
Pemasangan LPJU di ruas-ruas jalan yang ada di Berau masih jadi perhatian DPRD Berau

NEWSNUSANATARA.COM,Malang,– Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang telah mengambil langkah proaktif untuk memperbaiki dan meningkatkan jalur menuju beberapa tempat wisata unggulan di wilayah ini. Keputusan ini sejalan dengan prioritas pemerintah Kabupaten Malang dalam mendukung sektor pariwisata yang semakin berkembang.

Salah satu jalur yang mendapat perhatian khusus dari Dinas PU Bina Marga adalah akses menuju Gunung Kawi Wonosari, tempat wisata religi yang terkenal, serta wisata alam Lembah Indah Ngajum. Perbaikan jalur tersebut secara spesifik dilakukan di Desa Palaan, Kecamatan Ngajum.

Baca Juga  Kapolsek Berbagi Sembako Terhadap Warga Campur  Sari yang sakit Sejak 2006
FOTO:Perbaikan Jalan menuju wisata

Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Suwiknyo, menjelaskan bahwa perbaikan jalur wisata ini merupakan langkah konkret yang diambil oleh dinasnya. “Kami telah berkoordinasi dengan bagian pemeliharaan, dan mereka secara rutin melaksanakan kegiatan perawatan. Bahkan, kami juga melakukan peningkatan jalur tersebut,” ungkap Suwiknyo pada hari Rabu, 9 Agustus 2023.

Suwiknyo menyoroti fakta bahwa kontur tanah di jalur tersebut rentan bergerak, sehingga mudah mengalami kerusakan. Oleh karena itu, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang segera mengambil tindakan untuk merealisasikan perbaikan jalan di Desa Palaan.

Baca Juga  Gebrakan Pendidikan Kabupaten Malang : Launching 17 Sekolah Unggulan Jenjang SD - SMP

“Kawasan ini merupakan jalur yang sangat ramai, terutama karena mengarah ke area wisata. Kami telah mulai mengatasi permasalahan ini dan segera mengambil tindakan,” ujar Suwiknyo.

Dalam tahap awal, perbaikan jalan melalui program Sapu Lobang (Salob) dan peningkatan jalur telah berhasil diwujudkan di Desa Ngajum, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Pekerjaan ini melibatkan perbaikan jalan sepanjang sekitar satu kilometer. Langkah serupa baru-baru ini juga diambil di Desa Palaan yang menghubungkan dengan Desa Ngajum, dengan panjang lebih dari satu kilometer.

Baca Juga  Pemkab Asahan Hadiri Upacara HUT ke-80 TNI di Dua Lokasi

Suwiknyo menjelaskan bahwa jalur di Desa Palaan menjadi perhatian khusus karena kerap mengalami kerusakan akibat tanah yang labil. Tidak hanya itu, lalu lintas kendaraan berat dari perusahaan yang melintas di jalur tersebut juga turut mempengaruhi kerusakan jalur.

“Jalur atau jalan di Desa Palaan, Ngajum memiliki tanah yang labil dan mudah rusak. Oleh karena itu, kami secara rutin melakukan pemeliharaan, termasuk perbaikan dan pelebaran jalan. Baru-baru ini, kami juga menambahkan lapisan aspal di sepanjang jalur ini untuk memberikan kenyamanan kepada warga dan para pengguna jalan,” tutupnya.

Reporter:Hamzah//Editor:Edy

Bagikan:
Berita Terkait