Menyoal Pemotongan Transfer Pusat ke Daerah, Sekda Wanti-Wanti

Kamis, 11 September 2025 09:38 WITA

NEWSNUSANTARA.COM, BERAU – Efisiensi belanja dan meningkatkan penerimaan jadi strategi Pemkab Berau dalam mengantisipasi pemotongan transfer pusat ke daerah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengantisipasi dampak signifikan dari potensi pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said mengungkapkan, bahwa kondisi ini bisa berimbas langsung pada sektor infrastruktur dan pengembangan sarana prasarana yang selama ini bergantung pada anggaran dari pemerintah pusat.

Baca Juga  Pemerintah Kabupaten Asahan Mengadakan Acara Sosialisasi Pengolahan dan Penyajian Makanan Serba Ikan (GEMARIKAN) di Desa Rawang Pasar IV

Sehingga pihaknya juga kemungkinan besar akan melakukan efisiensi pada sektor ini. Ia menekankan bahwa sektor infrastruktur seperti pembangunan dan perawatan jalan, jembatan, hingga sistem pengairan akan menjadi yang paling terdampak apabila pemotongan benar terjadi.

“Kita tahu bahwa anggaran untuk infrastruktur sebagian besar berasal dari dana transfer pusat, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Jika ada pengurangan, tentu kita harus melakukan penyesuaian dalam perencanaan dan pelaksanaan program,” katanya.

Baca Juga  Bupati Asahan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan

Said menjelaskan, informasi terkait pemangkasan dana transfer tersebut masih bersifat potensi, namun sudah mulai menjadi perhatian serius di lingkup pemerintahan daerah.

Dia memprediksi pemotongan dana transfer pusat ke daerah bisa mencapai angka yang cukup besar.

“Prediksi kami, pemotongan bisa mencapai hingga 50 persen dari total dana transfer yang seharusnya diterima. Ini tentu akan berdampak cukup besar pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kita,” tandasnya.

Baca Juga  Berau Perkuat Sinergi Pokja Perhutanan Sosial Lewat Sosialisasi IAD 2025

(MRK/ADV)

Bagikan:
Berita Terkait