BERITA  

Rawan Longsor, Jemaat Tetap Laksanakan Ibadah Natal Di Gereja HKBP Tarakan

NEWSNUSANTARA.COM, TARAKAN – Ibadah Natal tahun 2021 tetap dilaksanakan di Gereja HKBP Tarakan jalan Halmahera Gang Oval no.1 Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah, oleh 250 jemaat secara sukacita di tengah rawan longsoran sejak pukul 10.00 wita tadi ( 25/12/2021)

Peristiwa longsor terjadi sejak 2 bulan yang lalu dikarenakan curah hujan yang tinggi sehingga pengalihan parkiran para jemaat dilakukan guna meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Menurut E. Simanjuntak, S.Th pendeta menuturkan bahwa pada proses penyelenggaran ibadah tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya yang diselenggarakan secara virtual, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat bahwa pelaksanaan ibadah natal tersebut masih ditengah pandemi covid-19.

“Jadi mengenai perbedaaan pelaksanaan natal 2 tahun yang lalu, tahun 2019-2020 dibanding dengan sekarang memang kita bisa liat bak jemaat sungguh-sungguh rindu untuk berkumpul merayakan suka cita natal karna 2 tahun yang lalu, dikarenakan pandemi covid, jemaat harus melaksanakan suka cita natal dirumah masing-masing secara live streaming. Jadi pada tahun ini kerinduan jemaat dilihat dari kehadiran, walaupun kehadiran itu kita batasi. Jadi banku-bangku di gereja kita tetap kita bagi jarak dan sebagian kita berikan tempat di tenda yang ada diluar artinya meskipun kndisi covid semakin melandai, tapi kita tetep melaksanakan protokol kesehatan termasuk, jarak antar jemaat, demikian juga pemakaian masker, pencucin tangan, cek suhu itu tetap kia laksanakan. Supaya, suka cita dalam berkumpul dalam ruang ibadah dalam rangka natal ini dapat berlajalan dengan baik.” Ungkap pendeta.

Pendeta juga mengungkapkan bahwa keberadaan longsor tersebut cukup mengganggu aktifitas jemaat yang ingin melakukan ibadah dan berharap kedepannya longsoran tersebut dapat tertangani dengan segera berkat dukungan pihak-pihak terkait.

“Tanah lonsor itu sedikit mengganggu karna dulu kita pakai buat parkiran roda 2, sekarang ini kita sediakan ruang-ruang yang ada. Jadi harapan kita kedepan terkait tanah longsor itu yah mudah mudahan pihak terkait boleh membantu supaya dapat dikembalikan sesuai fungsinya. Yah memang tanah lonsor itu sudah sampai ke beberapa pihak, kita juga lagi menunggu sebenarnya tentang perhatian dan dukungan pihak-pihak terkait. Iniah harapan kita terkait tanah lonsor itu” ungkap pendeta lagi

Ini juga menjadi harapan bagi Sudirman selaku jemaat gereja tersebut, bahwa kedepannya juga dapat menjadi perhatian bagi pemerintah kota untuk dapat membantu mengatasi permasalahan yang dialami gereja tersebut.

“Sangat jelas, melihat situasi kondisi tanah lonsor ini memang sangat memperihatinkan sekali. Dimana juga parkiran terbatas seperti melihat tadi malam boleh kita lihat sampe dibawah. Yah mudah-mudahan pihak terkait khususnya pemerintah kota, dapat memberikan bantuan bagi gereja kita” jelas Sudirman. (Putri)