Rescue Goes To School hadir di SMAN 6 Berau. PT Berau Coal Kenalkan Penanganan Pertama Gawat Darurat

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB – Program Berau Coal Rescue Goes to School dalam rangka peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) terus berlanjut. Kali ini, kegiatan itu dilaksanakan di SMAN 6 Berau, Sabtu (05/02/02023).

Di sana, materi yang diberikan terkait pengenalan penanganan gawat darurat yang dibawakan Tim Emergency Respons Group PT Berau Coal dan PT Kaltim Jaya Coal (KDC) selaku mitra kerja.

Pemateri dari PT KDC, Nugraha Adi Pratama mengatakan, sepanjang kegiatan semua berjalan lancar. Adapun para peserta juga cukup antusias mendengar dan bertanya terkait materi yang disampaikan.

“Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Untuk materi, kita sharing knowledge tentang pertolongan pertama gawat darurat. Respon siswa sangat antusias dan semangat untuk belajar, dan banyak yang bertanya terkait materi yang dibawakan,” terangnya.

Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan itu, yakni CPR ( korban gagal jantung), Chocking atau penanganan terhadap orang tersedak, balut bidai, hingga lifting moving, yang mana kondisi serupa kerap terjadi di kehidupan sehari-hari.

“Diharapkan, para peserta dari SMAN 6 ini, dapat membantu melakukan pertolongan pertama secara cepat dan tepat jika menemukan menemukan korban yang butuh pertolongan pertama,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMAN 6 Berau, Husnih menyampaikan, program Berau Coal Rescue Goes to School merupakan kegiatan yang sangat positif. Pasalnya, materi yang disampaikan dapat menambah pengetahuan siswa/siswinya mengenai penanganan keselamatan pertama yang tidak didapatkan di sekolah. Adapun peserta yang mengikutinya berasal dari kelas XII (perwakilan setiap jurusan).

“Terkait materi yang disampaikan itu sangat menarik. Dan, insyaAllah bermanfaat bagi siswa/siswi kami,” jelasnya.

Dirinya berharap, kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di sekolahnya, mengingat materi yang diberikan begitu penting untuk lebih dipahami oleh siswa/siswinya. Karena, terkait materi keselamatam gawat darurat harus dipelajari dan memerlukan praktik di lapangan agar benar-benar bisa maksimal

“Semoga PT Berau Coal selalu mengadakan kegiatan seperti ini. Program Berau Coal Rescue Goes to School keren dan bermanfaat,” tuturnya.

Sementara itu, peserta dari Kelas 12 MIPA 1, jurusan IPA, Ade Alistiya mengatakan, sangat senang atas kedatangan perwakilan Berau Coal dan mitra kerjanya dalam menyampaikan materi pertolongan pertama keselamatan saat terjadi gawat darurat.

FOTO:Usai memberikan pelatihan Tim Emergency Respons Group PT Berau Coal dan PT Kaltim Jaya Coal foto bersama.

Setiap materi yang diberikan pemeteri disebutkan Alistiya, sangat bermanfaat khususnya untuk para pelajar, agar bisa ikut andil dalam melakukan pertolongan pertama dalam hal gawat darurat.

“Materi ini materi yang paling saya tunggu. Karena saya mau tau lebih dalam tentang pertolongan pertama. Penyampaian yang diberikan juga sangat memuaskan. Apalagi dijelaskan secara rinci yang langsung membuat paham. Terima kasih Berau Coal telah datang ke sekolah kami,” pungkasnya. (/ADV/Tim)