RTH Taman Cendana Rampung, Namun Belum Bisa Dinikmati Warga

Senin, 12 Januari 2026 05:51 WITA

NEWSNUSANTARA,BEAU- TANJUNG REDEB – Pembangunan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jalan Cendana, dengan total anggaran sekitar Rp4,3 miliar dinyatakan telah rampung sesuai target pada 29 Desember 2025. Hal itu disampaikan langsung Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau, Fendra Firnawan, saat ditemui kantor bupati beberapa waktu lalu.

Meski telah selesai, Fendra mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan kecil yang harus dibenahi. Ia menyebutkan adanya perbaikan terkait ekualisasi dan beberapa bagian yang perlu dirombak ringan.

Baca Juga  Bupati Asahan Dukung ATR/BPN Lakukan Penertiban dan Pengadministrasian Aset

“Memang ada perbaikan sedikit, dan area tersebut akan kita bersihkan,” ujarnya.

TAMAN CENDANA:Total Anggaran 4,3 Milyar Sudah Selesai di Kerjakan.

Selain perbaikan fisik, DPUPR juga menambahkan aspek pemeliharaan, khususnya pada fasilitas penerangan di kawasan tersebut. Fendra menegaskan bahwa lampu-lampu di sepanjang Jalan Cendana akan mendapat perhatian dalam hal perawatan agar tetap berfungsi optimal.

“Masalah lampu itu tetap pemeliharaannya kita tambahkan,” katanya.

Lebih jauh, Fendra menjelaskan bahwa penataan Jalan Cendana merupakan bagian kecil dari rencana besar atau masterplan penataan kawasan perkotaan di Tanjung Redeb. Ke depan, kawasan ini dirancang akan terintegrasi dengan area sekitarnya.

Baca Juga  Kapolres Berau Pimpin Sertijab Kapolsek Gunung Tabur

“Kita punya gambaran masterplan keseluruhan di area sini, ini baru bagian kecil, nanti bisa sampai ke depan mesjid agung, jadi areanya seperti alun-alun Jawa,” jelasnya.

Menurutnya, jika masterplan tersebut dapat terealisasi sepenuhnya, wajah kawasan Cendana akan semakin indah dan menjadi salah satu ikon ruang publik di ibu kota Kabupaten Berau.

Baca Juga  Ekonomi Berau Mulai Bergeliat, DPRD Ingatkan Perbankan Tetap Waspada Salurkan Kredit UMKM

Di sisi lain, DPUPR mencatat realisasi fisik pekerjaan sepanjang 2025 mencapai 98 persen, dan realisasi keuangan menembus 96,32 persen.

“Realisasi fisik kami dan realisasi keuangan tertinggi diantara perangkat daerah lainnya,” ujarnya.

Pemerintah daerah terus memastikan evaluasi dan pengawasan tetap berlanjut agar proyek memberikan manfaat, di sisi lain Fendra menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan manfaat bagi masyarakat, dan menegaskan pekerjaan kami bukan sekedar tuntas di atas kertas.

Reporter : Akmal | Editor : Edi

Bagikan:
Berita Terkait