Segah Didorong Jadi Sentra Udang Galah dan Wisata

Minggu, 21 Juni 2026 03:31 WITA
Segah punya potensi besar, bukan hanya sebagai sentra udang galah, tetapi juga destinasi wisata berbasis alam

NEWSNUSANTARA,BERAU-Potensi udang galah di aliran Sungai Segah mulai dilirik sebagai kekuatan ekonomi baru Kabupaten Berau. Bukan hanya bernilai jual tinggi, komoditas air tawar ini juga dinilai mampu membuka peluang besar di sektor wisata berbasis alam.

Potensi tersebut terlihat dalam ajang Fun Fishing Udang Galah yang digelar di Kampung Bukit Makmur, Kecamatan Segah, Minggu (21/6/2026). Sebanyak 21 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang tidak sekadar menjadi kompetisi memancing, tetapi juga ajang promosi potensi perikanan dan wisata di wilayah hulu Berau.

Baca Juga  Sekda Optimis Angka Serapan Anggaran Maksimal Hingga Akhir Tahun

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan Sungai Segah merupakan salah satu kawasan dengan potensi udang galah terbesar di Berau. Tingginya permintaan pasar membuat komoditas ini dinilai sangat prospektif untuk terus dikembangkan.

“Udang galah ini punya nilai ekonomi tinggi. Potensinya besar dan harus dimaksimalkan,” tegasnya.

Menurutnya, pengembangan udang galah tidak bisa hanya berhenti pada sektor perikanan. Pemerintah juga melihat peluang besar untuk mengintegrasikan potensi tersebut dengan sektor pariwisata, khususnya wisata memancing yang mulai diminati masyarakat.

Baca Juga  "Perumda Tirta Kanjuruhan dan IUWASH Tangguh Gelar Pelatihan RPAM Tahap II untuk Kualitas Air Minum yang Lebih Baik"

Ia menilai kawasan hulu Sungai Segah hingga Sungai Kelay memiliki daya tarik kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis alam dan perikanan. Jika dikelola serius, sektor ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara langsung.

“Bukan hanya ikannya yang bernilai, wisata memancingnya juga bisa jadi sumber ekonomi baru,” ujarnya.

Dampak ekonomi dari kegiatan ini pun mulai terasa. Seluruh perahu yang digunakan peserta selama perlombaan diketahui merupakan milik nelayan setempat. Hal ini menunjukkan aktivitas wisata mampu menciptakan perputaran ekonomi bagi masyarakat lokal.

Baca Juga  Pertandingan Persahabatan Persebaya vs Persija: Momen Bersejarah dan Persaudaraan yang Kuat di Gelora Bung Tomo

“Ketika wisata hidup, masyarakat ikut merasakan manfaatnya,” tambah Gamalis.

Pada perlombaan tersebut, peserta bersaing menangkap udang galah dengan bobot terbesar. Juara pertama berhasil memperoleh udang seberat 1,67 ons, disusul juara kedua 1,52 ons, juara ketiga 1,50 ons, juara keempat 1,40 ons, dan juara kelima 1,32 ons.

Ajang ini menjadi sinyal bahwa Sungai Segah tidak hanya menyimpan kekayaan sumber daya perikanan, tetapi juga peluang besar untuk tumbuh sebagai destinasi wisata unggulan baru di Kabupaten Berau.(ADV)

Repoter: Akmal I Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait