Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka Menerima Nasihat dari DPP PDIP Terkait Pertemuannya dengan Prabowo Subianto

Senin, 22 Mei 2023 01:37 WITA
FOTO:Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (kiri) bersama Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah) dan Ketua Bidang Kehormatan PDI Perjuangan Komarudin Watubun. (Ist)

NEWSNUSANTARA.COM,JAKARTA – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, telah memenuhi panggilan dari Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, pada hari Senin. Pemanggilan ini terkait dengan pertemuannya dengan Menteri Pertahanan dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Angkringan Omah Semar, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Jumat malam (19/5).

Gibran datang ke Kantor DPP PDI Perjuangan mengenakan seragam partai berwarna merah. DPP PDI Perjuangan memberikan nasihat kepada Gibran terkait pertemuannya dengan Prabowo Subianto di Kota Surakarta.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyebut bahwa dirinya bersama dengan kader senior partai telah memberikan berbagai nasihat kepada Gibran sebagai kader partai. “Kami ini kan partai gotong royong, partai musyawarah, di situ berbeda. Tadi, Pak Komar (Komarudin Watubun) memberikan penjelasan, bahwa sebagai senior partai yang tidak memahami perintah dari Ibu Ketua Umum, kebijakan partai itu adalah masalah yang berbeda,” kata Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, pada hari Senin.

Baca Juga  Pengembangan RSUD Diprioritaskan Tiga Layanan Darurat
FOTO:Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (kiri) bersama Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah) dan Ketua Bidang Kehormatan PDI Perjuangan Komarudin Watubun. (Ist)

Hasto menjelaskan bahwa DPP PDI Perjuangan hanya memberikan beberapa nasihat kepada Gibran terkait pertemuannya dengan Prabowo di Angkringan Omah Semar, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Jumat malam (19/5).

Dalam pertemuan tersebut, hadir juga relawan Joko Widodo yang mendeklarasikan dukungannya untuk Prabowo pada Pilpres 2024.

Hasto menilai sebagai Wali Kota Surakarta, Gibran memiliki kapasitas yang tidak bisa dilupakan dalam menerima tamu pemerintah di wilayah kepemimpinannya. “Ini kan kemudian kapasitas Mas Gibran sebagai wali kota; dan tidak bisa dilupakan beliau juga anak dari Presiden Jokowi, sehingga banyak yang kemudian mencoba untuk menggunakan posisi itu sebagai cara dalam memanfaatkan berbagai kepentingan politiknya,” jelasnya.

Baca Juga  DPRD Dorong Pemkab Berau Perkuat Pendampingan dan Pelatihan bagi Pelaku UMKM

DPP PDI Perjuangan mengingatkan Gibran untuk berhati-hati terhadap upaya manuver politik atau penyelewengan politik yang menyesatkan. “Kalau di Solo ini, yang ada gamelan, bukan dansa; yang ada tari-tarian, tari gambyong, tidak ada dansa-dansa di Solo. Tapi, yang datang ke Solo itu kan ada yang membawa dansa-dansa itu. Kalau Solo itu kan ada selo-nya, ada dinamikanya; tapi keharmonian Solo itu mewayu hayuning bawono (memperindah keindahan dunia),” ujar Hasto.

Dia juga mengungkapkan bahwa Gibran sudah memberikan penjelasan secara komprehensif. Bahkan, Gibran sudah meminta maaf dan memberikan klarifikasi.

Gibran juga mengakui bahwa dia telah menjelaskan kronologi pertemuan dengan Prabowo Subianto. “Saya sudah menjelaskan kronologi dari A sampai Z terkait pertemuan kemarin dan alhamdulillah beliau-beliau dapat memahaminya,” kata Gibran di Jakarta pada hari Senin.

Baca Juga  Komisi II Bakal Panggil PT KDC Terkait Pemanfaatan Jalan Daerah untuk Kepentingan Perusahaan

Gibran berterima kasih kepada semua elite partai yang telah memberikan nasihat dan menegaskan bahwa dia akan tetap tegak lurus dengan kebijakan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, terkait Pilpres 2024. “Sekali lagi, terima kasih untuk masukan dan nasihatnya, dan sekali lagi saya sebagai kader PDI Perjuangan, sebagai kader muda, saya akan tetap tegak lurus sesuai arahan Ibu Ketua Umum,” ujar Gibran.(*)

Bagikan:
Berita Terkait