Jumat, 14 November 2025 11:10 WITA
Puluhan buruh yang tergabung dalam DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Timur Berunjuk Rasa Di Depan Kantor DPRD Balikpapan Jumat (14/11/2025)

NEWSNUSANTARA, BALIKPAPAN – Puluhan buruh yang tergabung dalam DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Timur kembali menyuarakan tuntutan mereka di depan kantor DPRD Balikpapan, Jumat (14/11/2025). Aksi ini memanas setelah massa mendesak dewan untuk segera menghadirkan pihak perusahaan yang dianggap mengabaikan pemenuhan hak pekerja.Sejak pagi, para buruh telah memenuhi halaman gedung dewan sambil membawa spanduk berisi tuntutan. Mereka menilai bahwa berlarut-larutnya penyelesaian janji perusahaan tidak lagi dapat mereka terima.Tiga anggota DPRD Balikpapan Aminuddin, Muhammad Hamid, dan Japar Sidik—turun menemui massa untuk membuka ruang dialog. Namun pertemuan berlangsung kaku. Buruh meminta keputusan langsung di tempat, termasuk pemanggilan perusahaan dan instansi terkait tanpa penundaan.“Kami memahami situasi yang dialami para pekerja. DPRD bertanggung jawab menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat,” kata Aminuddin, Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan.Aminuddin menyebut sejumlah kesepakatan antara pekerja dan perusahaan, termasuk PT RDMP JO, sebelumnya telah disampaikan oleh DPRD. Namun tidak ada kejelasan dari perusahaan hingga kini.

Baca Juga  DPRD Berau Ingatkan Risiko Kecelakaan di Tengah Peningkatan Mobilitas Pemudik
Puluhan buruh yang tergabung dalam DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Timur Berunjuk Rasa Di Depan Kantor DPRD Balikpapan Jumat (14/11/2025)


“Kami merasa lembaga ini tidak dihargai. Janji yang disampaikan kepada DPRD pun tidak direalisasikan,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa ketidakhadiran Ketua DPRD dan Ketua Komisi IV yang sedang bertugas di luar daerah membuat pihaknya tidak dapat mengambil keputusan final. Aminuddin berkomitmen untuk membawa seluruh tuntutan buruh kepada pimpinan pada hari Senin mendatang.Namun massa menolak menunggu. Mereka meminta keputusan serta kehadiran perusahaan saat itu juga.
“Buruh ingin masalah ini selesai hari ini. Mereka sudah terlalu sering menunggu,” jelas Aminuddin.Meski berada dalam tekanan, ia menegaskan bahwa DPRD tidak akan lepas tangan.
“Hari Senin akan kami bawa masalah ini, bahkan siap kami teruskan ke tingkat provinsi dan pusat untuk mendapatkan dukungan politik yang lebih kuat,” katanya.Sementara itu, Ketua DPD KSPSI Kaltim, Agus, menyatakan bahwa para buruh siap bertahan di depan kantor DPRD, bahkan bermalam jika perusahaan tidak segera datang.
“Kami sudah berada pada batas kesabaran. Terlalu banyak janji yang diberikan tanpa bukti,” ungkapnya.Agus juga meminta agar pimpinan DPRD segera dihubungi untuk memberi kepastian.
“Jika ada niat membela buruh, tidak ada alasan untuk tidak turun tangan,” tegasnya.Aksi diprediksi berlanjut hingga perusahaan memberikan respon konkret terkait tuntutan pekerja.

Baca Juga  "Peningkatan Kasus Persetubuhan Anak di Kota Batu Tahun 2023: Perlu Pengawasan Ketat Terhadap Generasi Penerus"
Bagikan:
Berita Terkait