8 Ribu Penduduk Belum Terekam di Disdukcapil

pelayanan petugas  dengan salah satu warga berau dalam pengurusan ktp
NEWSNUSANTARA .COM,BERAU– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan percepatan untuk pendataan kependudukan di Kabupaten Berau. Dimana saat ini masih ada 8020 penduduk yang belum terekam dalam data kependudukan.Hingga Februari 2020 ini jumlah pendudukan yang belum terekam sebanyak 4,66 persen dari jumlah pendudukan yang wajib KTPel 172.091. Untuk Kecamatan Kelay sebanyak 260, Talisayan 780, Sambaliun 1.128, Segah 630, Tanjung Redeb 1.538, Gunung Tabur 754, Pulau Derawan 583, Bidukbiduk 290, Teluk Bayur 712, Tabalar 358, Maratu 113, Batu Putih 390, Biatan 483.
Baca juga:Kelay Sampaikan 184 Usulan Dalam Musrenbang
Disdukcapil pun mengelar rapat koordinasi bersama pemerintah kecamatan untuk percepatan ini, Kamis (5/3). Kegiatan dihadiri oleh aparatur kecamatan dan kampung dengan dibuka oleh Bupati Berau, Muharram.

Dalam kesempatan ini, Muharram menegaskan agar penuntasan data kependudukan ini bisa dilakukan secepatnya. Dengan mengunakan sistem berjenjang mulai tingkat RT hingga Camat diharapkan bisa pro aktif. “Rapikan data yang ada sesuai dengan fakta di lapangan,” tegasnya.

Penuntasan data kependudukan ini juga merupakan dlaam mendukung proses pemilihan kepala daerah nantinya. Sehingga data para pemilih bisa lebih valid dan semua masyarakat Berau dapat menggunakan hak pilihnya secara penuh. “Kita juga menghindari adanya terjadinya kecurangan nantinya,” tegasnya.

Baca juga:Manfaatkan Aplikasi Disdukcapil Berau

Sementara kepada pemerintah kecamatan juga bisa lebih aktif ke perusahaan-perusahaan yang ada di daerahnya masing-masing. Dimana banyak para pekerja di perusahaan yang belum terdata dan masuk sebagai warga Berau. Diharapkan juga agar proses perpindahan data ini lebih dipermudah lagi. “Jadi lebih gampang mengurusnya, tidak perlu lagi harus minta surat pindah dari daerah asal. Yang penting dia sudah tinggal di sana lama dan asali orang Indonesia, bisa dibuatkan identitas Berau,” pungkasnya. (hms5)