Ingatkan Potensi Bahaya Karhutla, Bupati Minta Sinergi Semua Pihak

Minggu, 10 Agustus 2025 08:42 WITA

NEWSNUSANTARA.COM, BERAU – Apel gabungan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2025, digelar di halaman Kodim 0902/BRU, Kamis (10/8/2025).

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas selaku instruktur upacara menyampaikan, karhutla merupakan bencana dengan tingkat risiko tertinggi di Berau. Berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI), nilai risikonya mencapai 173,37 dan tergolong tinggi.

Baca Juga  Proses Rekonstruksi Pembunuhan Istri Siri di Sukun Malang, Pelaku Peragakan Dengan Dingin

“Ini bentuk sinergi semua pihak. Kita harus siap siaga menghadapi potensi karhutla kapan saja,” ucapnya.

Ia menyebut penyebab utama karhutla masih didominasi aktivitas manusia, baik disengaja maupun karena kelalaian.

Namun, faktor alam seperti musim kemarau dan El Nino juga ikut memperburuk situasi. Terlebih, suhu udara di Berau sempat menyentuh 37 derajat Celsius.

Baca Juga  Respon Cepat Polisi, Kasus Pencurian di Tanjung Batu Diselesaikan Kekeluargaan

Karena itu, dirinya menekankan tiga langkah mitigasi yakni, antisipasi melalui sosialisasi dan pengecekan lapangan, penyediaan sarana penanganan, serta pengaktifan relawan dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

“Mitigasi penting, karena karhutla berdampak luas, baik ekonomi, lingkungan, maupun kesehatan,” tegasnya.

Sri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, dari Forkopimda hingga masyarakat. Serta mengajak warga lebih peduli lingkungan dan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaannya terhadap ancaman karhutla yang bisa terjadi kapan saja. 

Baca Juga  Bupati Asahan Terima Audiensi HMI Cabang Kisaran-Asahan

“Kita harus bergerak bersama. Semua punya peran mencegah bencana ini,” tutupnya.

(MGN/ADV)

Bagikan:
Berita Terkait