Serapan Anggaran Berau Masih Rendah, DPRD Ingatkan OPD Tak Tunda Realisasi Program

Kamis, 27 November 2025 10:41 WITA
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB-Lambatnya realisasi anggaran Pemerintah Kabupaten Berau pada penghujung 2025 memicu perhatian serius legislatif. Hingga memasuki pertengahan November, serapan belanja daerah dilaporkan belum mencapai target yang diharapkan.

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menilai kondisi tersebut harus menjadi peringatan bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar segera mempercepat pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, pola menunggu hingga akhir tahun anggaran untuk menuntaskan program sudah tidak relevan dan berpotensi mengganggu jalannya pembangunan.

Baca Juga  Bupati Minta Stadion Olimpik Mini Diserahterimakan
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto

“Serapan anggaran yang masih rendah menunjukkan bahwa program belum berjalan optimal. Padahal masyarakat menunggu hasil yang bisa dirasakan langsung,” ujar Dedy saat ditemui belum lama ini.

Ia menegaskan bahwa realisasi anggaran bukan sekadar angka di laporan, melainkan cerminan efektivitas pemerintah dalam menyalurkan manfaat pembangunan ke masyarakat. Rendahnya serapan, lanjutnya, berarti banyak kegiatan yang masih tertunda dan berpotensi tidak selesai tepat waktu.

Baca Juga  Sinergi Pemkab Asahan dan SMSI Diperkuat untuk Dorong Media Sehat dan Pembangunan Berkualitas

Dengan sisa waktu yang semakin sedikit, Dedy meminta OPD memperbaiki koordinasi serta memastikan seluruh pekerjaan lapangan, khususnya pembangunan fisik, berjalan sesuai rencana. Ia mengingatkan bahwa proyek yang terlambat bisa menimbulkan dampak berantai, mulai dari kualitas pekerjaan hingga risiko gagal serah terima.

“Kegiatan konstruksi tidak bisa dikerjakan terburu-buru di akhir tahun. Harus dikawal dari sekarang agar selesai tepat waktu dan tetap berkualitas,” tegasnya.

Baca Juga  Satu Rumah Dua pintu Kontrakan terbakar,Penghuni rumah Sibuk Di Dapur.

Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menyiapkan langkah percepatan agar sisa anggaran dapat direalisasikan dengan baik tanpa mengorbankan mutu pekerjaan maupun akuntabilitas.(*)ADV

Bagikan:
Berita Terkait