Si Jago Merah “Mengamuk” di Permukiman Padat Penduduk

Jumat, 2 Januari 2026 08:49 WITA

NEWSNUSANTARA, TANJUNG REDEB – Musibah kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di RT 12, Jalan Milono, Tanjung Redeb, Jumat (2/1) sekira pukul 05.30 Wita.

Besarnya kobaran api langsung melahap bangunan lain yang berdempetan dengan lokasi pertama.

Menurut Ketua RT 12, Syarwani, api diduga berasal dari rumah milik Iwan, kepulan asap pertama terlihat di kamar yang ditempati oleh Iwan.

Baca Juga  DPRD Minta Pemkab Berau Cari Solusi Atasi Kelangkaan Material di Pesisir

“Ada pedagang melihat kepulan asap hitam. Langsung teriak, kami berhamburan keluar rumah,” katanya.

Warga berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Tidak lama mobil pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, tiba di lokasi dan melakukan penyiraman.

Kebakaran Rumah Di Jalan Milono Rt 12 Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur.

Kobaran api “menjilat” Rumah Makan Kelay, besarnya api menghabiskan bagian belakang dan atas bangunan. Api yang terus membara, menyebrang ke Keday Kopinta, milik Burhan. Beruntung warga dan petugas BPBD Berau, berhasil menghalau api tidak menjalar lebih jauh.

Baca Juga  Safari Ramadan, Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan Pererat Silaturahmi dengan Warga Sungai Wain

“Ada dua rumah terbakar habis. Dan Keday Kopinta hanya bagian belakang saja,” katanya.

Ia melanjutkan, pemadaman tidak hanya dilakukan melalui jalur darat. Namun ada satu kapal penyedot pasir, ikut membantu menyiram dari Sungai Kelay. Hingga satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan.

“Hingga pukul 08.00 Wita, masih melakukan pendinginan,” tambahnya.

Baca Juga  Kampung Wajib Lestarikan Hutan untuk Maksimalkan Dana Karbon

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat mengatakan, pihaknya menurunkan 7 unit damkar untuk menghalau api tidak menyebar luas. Terlebih kawasan tersebut, merupakan padat penduduk dan rumah terbuat dari bahan mudah terbakar.

“Api berhasil dikuasai sejam kemudian. Tidak ada korban jiwa,” tutupnya.

Reporter :AKMAL//Editor:Edi

Bagikan:
Berita Terkait