DPRD Minta Pemda Perhatikan Garasi Ambulans di Puskesmas

Selasa, 17 Maret 2026 12:36 WITA

NEWSNUSANTARA BERAU- Minimnya fasilitas penunjang untuk ambulans di sejumlah Puskesmas di Berau kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, menilai masih ada kendaraan operasional kesehatan tersebut yang belum mendapatkan perlindungan memadai, karena diparkir di area terbuka.

Ia memandang ambulans sebagai aset penting dalam pelayanan publik di sektor kesehatan. Karena itu, menurutnya, perhatian tidak boleh hanya terfokus pada pengadaan unit, tetapi juga pada upaya menjaga kondisi kendaraan agar tetap siap digunakan kapan saja.

Thamrin menyebut, hingga kini masih ditemukan puskesmas yang belum memiliki garasi atau tempat khusus untuk ambulans. Akibatnya, kendaraan tersebut harus terpapar panas dan hujan secara langsung setiap hari.

Baca Juga  Munas VI PERSINAS ASAD 2026 Perkuat Persatuan Pencak Silat Nasional dan Prestasi

“Fungsinya sangat vital, jadi seharusnya ada fasilitas yang melindungi ambulans. Jangan sampai dibiarkan begitu saja di ruang terbuka,” ungkapnya.

Ia menambahkan, persoalan ini sebenarnya sudah pernah dibahas dalam forum perencanaan pembangunan daerah sebelumnya. Bahkan, dirinya telah mengajukan usulan agar pembangunan garasi ambulans dimasukkan sebagai bagian dari pengembangan fasilitas puskesmas.

Menurutnya, penyediaan tempat parkir tertutup seperti kanopi tidak membutuhkan biaya besar, namun manfaatnya cukup signifikan dalam menjaga kualitas kendaraan.

Baca Juga  Dinkes Berau dan BBPOM Samarinda Uji 18 Sampel Takjil di Pasar Ramadan Masjid Agung

“Usulan itu pernah saya sampaikan di Musrenbang. Tidak perlu yang rumit, yang penting ada pelindung supaya kendaraan tidak terus-menerus terkena cuaca,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa paparan cuaca ekstrem secara terus-menerus dapat mempercepat kerusakan, baik pada bagian luar kendaraan maupun komponen di dalamnya. Jika kondisi ini dibiarkan, maka biaya pemeliharaan berpotensi meningkat.

Selain itu, ia menilai kondisi ambulans yang tidak terawat dapat berdampak langsung pada pelayanan masyarakat. Dalam situasi darurat, kendaraan yang tidak siap pakai tentu akan menghambat penanganan pasien.

“Kalau setiap hari kehujanan dan kepanasan, tentu kondisinya cepat menurun. Percuma punya ambulans baru kalau tidak dijaga dengan baik,” katanya.

Baca Juga  Grup Sanggam Clas Modeling Berau Raih Prestasi

Thamrin menegaskan, pemerintah daerah perlu memastikan bahwa setiap aset kesehatan yang dimiliki dirawat dengan baik. Ia mendorong dinas terkait, khususnya Dinas Kesehatan, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan fasilitas di puskesmas.

Ia berharap ke depan, perhatian terhadap hal-hal mendasar seperti penyediaan tempat parkir ambulans tidak lagi terabaikan.

“Memang terlihat sederhana, tapi dampaknya besar. Kalau kendaraan terjaga, pelayanan kesehatan kepada masyarakat juga bisa berjalan lebih optimal,” pungkasnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait