Fenomena Anak Berjualan di Pulau Derawan Jadi Perhatian DPRD Berau

Selasa, 24 Maret 2026 10:33 WITA

NEWSNUSANTARA BERAU- Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di masyarakat, khususnya terkait maraknya anak di bawah umur yang berjualan hingga larut malam di tempat-tempat umum.

Menurutnya, fenomena tersebut kini semakin sering ditemui di sejumlah titik keramaian, seperti kawasan wisata Pulau Derawan serta sepanjang tepian Jalan Ahmad Yani. Kondisi ini dinilai memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Baca Juga  ‎Tiket Pesawat Nataru Kian Terjangkau, Arus Penumpang di Bandara Kalimarau Meningkat‎
FOTO:Pulau Derawan Kabupaten Berau,Kalimantan Timur.(IST)

“Persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Anak-anak yang seharusnya mendapatkan waktu istirahat dan pendidikan justru berada di ruang publik hingga larut malam untuk berjualan,” ujar Dedy.

Ia menegaskan bahwa jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, maka berpotensi mengarah pada bentuk eksploitasi anak. Hal tersebut tentu tidak hanya merugikan anak-anak secara fisik dan mental, tetapi juga dapat menjadi bumerang bagi pemerintah daerah.

Baca Juga  Ada yang Keluar Ada Juga Masuk

“Pemerintah harus hadir dan mengambil langkah konkret. Jangan sampai ini menjadi bentuk pembiaran yang nantinya berdampak buruk, baik bagi masa depan anak-anak maupun citra daerah itu sendiri,” tambahnya.

Dedy juga mendorong adanya sinergi antara dinas terkait, aparat penegak hukum, serta masyarakat dalam mencari solusi yang komprehensif. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya sebatas penertiban, tetapi juga harus menyentuh akar persoalan, seperti kondisi ekonomi keluarga.

Baca Juga  Program Sanitasi dan Perluasan Jaringan Air Bersih Dikuncurkan Dana 16 M

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera merumuskan kebijakan yang berpihak pada perlindungan anak, sehingga anak-anak di Berau dapat tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa harus menghadapi risiko di jalanan pada malam hari.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait