Ketua DPRD Berau Minta Pembangunan SD-SMP Maratua Tak Dicicil

Selasa, 21 April 2026 08:00 WITA
Pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah kepulauan.

NEWSNUSANTARA BERAU- Dorongan percepatan pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah kepulauan kembali mengemuka. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, meminta agar pembangunan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Pulau Maratua tidak lagi dilakukan secara bertahap, melainkan diselesaikan dalam satu tahun anggaran.

Menurut Dedy, posisi Maratua sebagai wilayah terluar menuntut kebijakan yang lebih progresif, khususnya untuk memastikan anak-anak di daerah kepulauan tidak tertinggal dalam mendapatkan akses pendidikan yang layak. Ia menegaskan, percepatan pembangunan menjadi kunci untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah kepulauan.

“Kalau bisa, pembangunan SD dan SMP di Pulau Maratua dilakukan sekaligus dalam satu tahun anggaran, tidak dicicil,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Berau, belum lama ini.

Baca Juga  Berkah Porprov, Tingkat Keterisian Kamar Hotel Capai 95 Persen

Ia berpandangan, pola pembangunan bertahap justru berisiko menghambat peningkatan kualitas pendidikan. Di sisi lain, kebutuhan akan ruang belajar yang memadai di Maratua dinilai sudah mendesak dan tidak bisa lagi ditunda.

“Kalau pembangunan terus bertahap, itu sama saja kita memperlambat. Kita ingin anak-anak di sana belajar dengan lebih serius. Fasilitas yang baru tentu akan mendorong semangat mereka,” katanya.

Dedy menambahkan, kondisi sarana dan prasarana sekolah memiliki peran penting dalam membentuk motivasi belajar siswa. Lingkungan belajar yang nyaman diyakini mampu meningkatkan fokus serta kualitas proses pembelajaran.

Baca Juga  Bupati Asahan Buka Rakorpem Bulan Januari 2025

Ia juga menekankan bahwa pembangunan sekolah bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi bagian dari investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, terutama di kawasan kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan akses.

Lebih jauh, Dedy mengingatkan bahwa percepatan pembangunan pendidikan di Maratua membutuhkan komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif. Ia mendorong pemerintah daerah agar menjadikan program tersebut sebagai prioritas dalam penyusunan anggaran.

“Ini tanggung jawab bersama. Harapannya, usulan pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah kepulauan bisa langsung diakomodasi dalam anggaran, supaya pengembangannya lebih cepat,” ucapnya.

Baca Juga  BSU Diusulkan Naik Rp 500 Ribu

Ia pun berharap kebijakan anggaran ke depan benar-benar mencerminkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Berau, termasuk dalam sektor pendidikan. Menurutnya, siswa di Maratua berhak mendapatkan fasilitas yang setara dengan wilayah daratan.

Dedy menutup dengan menekankan pentingnya momentum pembahasan anggaran untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat kepulauan. Dengan perencanaan yang tepat dan dukungan anggaran yang kuat, ia optimistis pembangunan sekolah dapat direalisasikan tanpa harus menunggu bertahun-tahun.

“Pendidikan ini sangat penting, jadi harus segera diwujudkan,” pungkasnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait