NEWSNUSANTARA BERAU- Dukungan DPRD Berau terhadap upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Berau dalam menekan kasus perundungan di lingkungan sekolah kembali ditegaskan.
Namun, lembaga legislatif tersebut mengingatkan agar program berbasis edukasi, termasuk pemutaran film, tidak berhenti pada tahap kegiatan seremonial semata.
Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menilai penggunaan media film bertema cyberbullying sebagai sarana sosialisasi kepada tenaga pendidik merupakan langkah yang cukup tepat.

Di tengah meningkatnya kasus perundungan di ruang digital, pendekatan visual dinilai lebih mudah dipahami dan diteruskan kepada peserta didik.
“Pendekatan seperti ini cukup bagus karena lewat film biasanya pesan lebih cepat ditangkap. Apalagi saat ini banyak kasus bullying yang terjadi di dunia digital,” ujar Elita.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya tindak lanjut nyata di setiap satuan pendidikan agar pesan yang disampaikan tidak berhenti sebagai wacana. Menurutnya, efektivitas program sangat bergantung pada konsistensi penerapan di sekolah.
“Yang paling penting itu keberlanjutan. Jangan sampai hanya selesai di kegiatan sosialisasi, tapi harus benar-benar dijalankan di sekolah masing-masing,” tegasnya.
Elita juga menyoroti peran guru sebagai pihak yang berada di garis depan dalam pencegahan perundungan. Ia berharap tenaga pendidik tidak hanya memahami konsepnya, tetapi juga mampu mengenali tanda-tanda awal dan melakukan penanganan lebih cepat.
“Guru harus lebih peka. Jangan sampai kasus bullying baru ditangani setelah menjadi viral. Pencegahan itu jauh lebih penting,” katanya.
Selain peran sekolah, ia juga mendorong keterlibatan orang tua dan lingkungan masyarakat dalam membentuk perilaku anak. Menurutnya, pendidikan karakter tidak bisa hanya dibebankan pada institusi pendidikan formal.
“Perlu ada kerja sama dengan orang tua karena pendidikan anak itu tidak hanya di sekolah, tapi juga di rumah dan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Di sisi lain, DPRD Berau mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang telah menginisiasi program tersebut. Elita berharap program ini benar-benar berdampak pada penurunan kasus perundungan serta menciptakan suasana belajar yang lebih aman dan nyaman.
“Kami di DPRD mendukung program ini, tetapi juga akan terus melakukan pengawasan agar pelaksanaannya benar-benar efektif,” pungkasnya.
Reporter: Marta Tongsay | Editor: Hendra





