Berau Sudah Gunakan TCM-TB Untuk Periksa Covid

DIGUNAKAN : Pemeriksaan covid-19 sudah bisa dilakukan secara mandiri di Kabupaten Berau melalui TCM-TB.

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Pemerintah Pusat telah mengirimkan cartridge khusus covid-19 yang digunakan melalui mesin Tes Cepat Molekuler untuk TBC (TCM-TB) ke setiap daerah. Salah satunya Kabupaten Berau yang baru saja mendapat bantuan ini sejumlah 60 cartridge. Kini pemeriksaan covid-19 sudah bisa dilakukan secara mandiri tanpa harus mengirimkan lagi ke BBLK Surabaya.

Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi, bantuan cartridge ini baru saja datang dan pada tanggal 29 Mei lalu sudah mulai dioperasikan melalui alat TCM-TB. Pemeriksaan pun sudah dilakukan kepada 16 sampel, baik sampel diagnostic ataupun sampel control. “Tahap awal kita tetap kirim untuk lakukan pembanding. Tapi karena cartridge ini sudah merupakan dari kementerian yang telah diverifikasi, maka hasilnya sudah diakui. Karena berasal dari satu sumber. Dan ini sama dengan PCR,” ujarnya.

Dengan dilakukan secara mandiri ini maka pemeriksaan bisa lebih banyak dan massif. Serta hasilnya pun dapat diketahui dalam waktu singkat tanpa harus menunggu lagi dari BBLK Surabaya. “Alatnya sudah ada di sini, yang biasa digunakan untuk pemeriksaan TBC. Cuma kita mendapatkan bantuan cartridge aja untuk pemeriksaan covid-19. Dan penggunaanya pun dilaporkan secara online. Jadi jika cartridge ini habis, pusat akan mengirimkan lagi,” jelasnya.

Pemeriksaan Covid-19 dengan menggunakan mesin TCM-TB diprioritaskan bagi pasien dalam pengawasan agar bisa cepat ditentukan statusnya positif atau negatif. Iswahyudi menjelaskan apabila hasilnya konfirmasi positif maka ada dua hal yang harus dilaksanakan. Pertama isolasi ketat disertai layanan kesehatan yang komprehensif, kedua penanganan dalam rangka kontak tracing.

“Jadi kalau sudah ada alatnya bisa cepat diketahui hasilnya dan langsung diambil langkah yang akan dilakukan. Karena beberapa kali sering kejadian, ada yang reaktif langsung dikira positif. Kalau sudah ada alat ini bisa cepat diketahui statusnya. Ini juga akan kita lakukan kepada pasien control terus,” pungkasnya