Bupati Berau Melalui Disdukcapil Serahkan KTP Kepada Korban Kebakaran

Sabtu, 30 September 2023 07:31 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih serahkan bantuan KTP kepada korban kebakaran di Mangga III, Tanjung Redeb.

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB- Bupati Berau Sri Juniarsih didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), David Pamudji kepada korban kebakaran di Jalan Mangga lll, Tanjung Redeb.

Menurut Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, penyerahan KTP tersebt merupakan program Pemkab Berau, sebagai bentuk tanggap darurat yang kehilangan dokumen kependudukannya akibat musibah. Salah satunya korban kebakaran.

Baca Juga  Dukung Penuh Pelayanan KB di Jatim, Kodam V/Brawijaya Raih Penghargaan dari BKKBN

“Kmi akan melayani dengan cepat,selama datanya masih ada di Disdukcapil,” katanya, Jumat (30/9/2023)

Lanjut kata Sri, Dinas Sosial (Dinsos) juga akan menyiapkan sejumlah keperluan yang diperlukan korban kebakaran, untuk meringankan beban sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada korban yang terkena musibah.

“Tentu ada bantuan yang diberikan. Setidaknya untuk mengurangi beban korban kebakaran,” terangnya.

Secara terpisah Lurah Karang Ambun, Arif Mulyono, menjelaskan dalam musibah ini ada dua kepala keluarga dan ada tiga bangunan berupa warung dan rumah.

Baca Juga  DPRD dan Pemkab Berau Bahas Nasib Pegawai Non-ASN, Tiga Poin Penting Disepakati

“Dua KK ini terdiri dari 8 orang,” kata Arif.

FOTO:Bupati Berau, Sri Juniarsih serahkan bantuan KTP kepada korban kebakaran di Mangga III, Tanjung Redeb.

Dikatakannya, Dinsos telah memberikan bantuan berupa makanan instan dan beberapa keperluan yang dibutuhkan oleh para korban. Selain itu, Bupati Berau juga secara pribadi memberikan bantuan berupa selimut dan makanan instan.

Baca Juga  ‎Tak Sekadar Menonton, Pemkab Berau Pertegas Peran di Tengah Dibukanya Izin Galian C

“Kami juga dari kelurahan menggalang dana melalui lembaga pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Lanjutnya, beberapa warga setempat juga ada yang memberikan bantuan. Namun, diakuinya saat ini masih ada kebutuhan yang belum terpenuhi, seperti tempat tidur.

“Yg dibutuhkan belum seluruhnya terpenuhi seperti peralatan untuk tidur dan untuk sementara mereka tinggal di tempat Keluarga,” pungkasnya. (/ADV

Reporter:Miko//Editor:Edy

Bagikan:
Berita Terkait