Effendy Pohan Saksikan Penandatanganan Kerja Sama untuk Pelestarian Danau Toba

Jumat, 14 Februari 2025 07:40 WITA
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Effendy Pohan, menyaksikan penandatanganan kerja sama

NEWSNUSANTARA.COM,MEDAN – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Effendy Pohan, menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark (UGG), Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT), Universitas Panca Budi, dan Universitas Prima Indonesia di Aula Bappelitbang Sumut, Kamis (13/2/2025). Kehadiran Effendy dalam acara tersebut memberikan dampak positif yang menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut terhadap pelestarian Danau Toba sebagai warisan dunia.

Effendy, yang hadir dalam momen strategis ini, tidak hanya menyaksikan penandatanganan kesepahaman tersebut, tetapi juga mempertegas perannya sebagai pemimpin progresif yang mendorong kolaborasi lintas sektor guna memastikan keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Ia menekankan pentingnya empat rekomendasi yang diberikan oleh Unesco Global Geopark pasca status Kartu Kuning yang diterima Kaldera Toba pada tahun 2023.

Baca Juga  ‎Tiket Pesawat Nataru Kian Terjangkau, Arus Penumpang di Bandara Kalimarau Meningkat‎
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Effendy Pohan, menyaksikan penandatanganan kerja sama

Menurutnya, langkah-langkah krusial yang harus segera diwujudkan meliputi peningkatan pendidikan berbasis penelitian, revitalisasi badan pengelola, penerapan manajemen sesuai standar Unesco, serta peningkatan visibilitas suatu kawasan. “Kolaborasi yang kita bangun hari ini adalah bukti nyata keseriusan kita mempertahankan Danau Toba sebagai warisan dunia, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui pariwisata berkelanjutan dan peluang investasi,” ujarnya.

Baca Juga  Wakil Bupati Asahan Ikuti Rakor Lintas Sektor RTRW dan RDTR

Effendy menambahkan bahwa peningkatan status Kaldera Toba dari Yellow Card ke Green Card bukan hanya sebuah formalitas, melainkan sebuah upaya menyeluruh untuk menjadikan Danau Toba sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara. Ia menekankan pentingnya pendekatan inklusif yang melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan kawasan. “Kita ingin agar masyarakat sekitar dapat merasakan dampak positif, baik melalui penciptaan lapangan kerja maupun peningkatan ekonomi. Ini bukan hanya soal pengakuan dunia, tapi juga soal kesejahteraan masyarakat kita,” tegasnya.

Baca Juga  Wakil Bupati Asahan Hadiri Penutupan PIISU ke-11 Tahun 2025

Pada kesempatan itu, Effendy didampingi oleh Kepala Bappelitbang Sumut, Alfi Syahriza, Kadisbudparekraf, Zumri Sulthony, Kadis Kominfo, Ilyas Sitorus, dan Kadis Pendidikan, Haris Lubis. Keberadaan mereka di acara ini semakin memperkuat keseriusan pemerintah dalam menjaga Danau Toba, yang memiliki potensi luar biasa.

Penandatanganan kerja sama ini menandai implementasi kebijakan Pemprov Sumut yang menekankan tata kelola berbasis penelitian, peningkatan kapasitas pengelola, serta optimalisasi potensi wisata sebagai penggerak perekonomian daerah. Dengan semangat kolaboratif dan visi yang jelas, Effendy Pohan menampilkan dirinya sebagai pemimpin progresif yang tidak hanya peduli pada pelestarian alam dan budaya, tetapi juga pada pertumbuhaan ekonomi berkelanjutan.(*)

Bagikan:
Berita Terkait