Eksistensi Energi di Kalimantan Utara, Pertamina Berkomitment Salurkan BBM dan LPG Hingga Pelosok Negeri

Rabu, 14 Desember 2022 11:23 WITA

NEWSNUSANTARA.COM, TARAKAN – Sebagai sub holding commercial & trading dari PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga di regional Kalimantan menyalurkan kebutuhan energi berupa BBM dan LPG serta produk turunan lainnya kepada masyarakat tidak terkecuali di Provinsi Kalimantan Utara. Setiap harinya, Pertamina Patra Niaga di Regional Kalimantan menyalurkan sebesar 97 Kiloliter produk solar, 339 Kiloliter produk Pertalite dan 10.016 tabung LPG 3 kg. Hal tersebut diungkapkan Area Manager Comm, Rel & CSR Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra, dalam keterangan persnya pada Jumat (9/12).

Baca Juga  Warung Makan dan Kafe Diimbau Gunakan Tirai Selama Ramadan

Menurut Arya, kondisi geografis merupakan salah satu tantangan bagi Pertamina dalam penyaluran energi hingga pelosok negeri. “Di wilayah Kalimantan Utara masih ada beberapa titik yang perlu dijangkau oleh Pertamina bersama Pemerintah pusat dan daerah untuk menyalurkan energi kepada masyarakat seperti di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) seperti di wilayah Kecamatan Krayan,” ungkapnya.

Baca Juga  Kota Balikpapan Berharap Akses Masuk Porprov

Saat ini, Pertamina Patra Niaga memiliki beberapa fasilitas penyaluran yang berada di wilayah Kalimantan Utara. “Kami memiliki Fuel Terminal Tarakan dan kami juga memiliki satu unit Depot Pengisian Pesawat Udara di Bandara Juwata”, tambah Arya.

Selain komitmen penyaluran energi, Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen dalam pengoptimalan kontribusi daerah berupa Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Baca Juga  Fun Run Warnai HUT KORPRI Asahan, Donasi Mengalir untuk Korban Bencana

“PBBKB merupakan salah satu kontribusi Pertamina sebagai upaya membantu pemerintah daerah. Untuk wilayah Kalimantan Utara, hingga Oktober 2022 Pertamina Patra Niaga telah menyetorkan PBBKB senilai Rp 172 Miliyar. Jumlah tersebut naik 55% dari bulan yang sama di Oktober 2021 sebesar Rp 111 milyar,” tutup Arya. (*)

Bagikan:
Berita Terkait