NEWSNUSANTARA.COM, BERAU – Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh TNI-Polri dan berbagai pihak kian sukses digelar. Tujuannya agar stabilitas harga tetap terjaga. Upaya ini pun, diapresiasi oleh Wakil Bupati, Gamalis.
Menurutnya, meski Berau dalam pengaruh inflasi yang masih bisa dikendalikan, dirinya menyoroti dengan adanya gerakan pangan murah bisa lebih mengontrol tekanan harga di pasaran.
“Alhamdulillah kondisi inflasi di Berau sudah stabil. Apalagi dengan adanya program dari Polri ini, tentu sangat membantu masyarakat,” ujarnyanya.

Polres Berau sendiri menargetkan distribusi 400 ton beras PSHP hingga Desember 2025. Program ini diharapkan mampu menekan gejolak harga sekaligus memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.
Gamalis menilai langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan.
“Ini bagian dari program untuk meminimalisir risiko krisis pangan agar tidak terjadi penurunan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Ia mengingatkan GPM menjadi solusi penting di tengah dinamika harga beras, termasuk kasus beras oplosan maupun kenaikan harga yang sempat terjadi.
Dengan adanya program ini, masyarakat bisa lebih tenang karena akses pangan terjamin.
“Apapun yang bernilai positif akan kita dukung, karena ini menyangkut langsung dengan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Gamalis.
(MRK/ADV)





