Kunjungan TKIT Ash-Shohwah ke PT Berau Coal: Sebuah Pengalaman Mendebarkan di Gunung Tabur

Rabu, 17 Mei 2023 03:11 WITA
FOTO:Kunjungan TKIT Ash Shohwah di Kampus Safety Samburakat PT Berau Coal Selasa, 16 Mei 2023. Para murid TIKT Ash Shohwah disambut baik oleh manajemen PT Berau Coal, bermain sambil belajar mengenal tentang K3, pengenalan alat berat, hingga proses penambangan yang baik

NEWSNUSANTARA.COM,BERAU – Suasana di Kampus Safety Samburakat semakin hidup saat jajaran manajemen PT Berau Coal meriah menyambut kunjungan istimewa murid TKIT Ash-Shohwah pada Selasa (16/5/2023).

Tidak hanya para murid, kunjungan kali ini juga melibatkan trainer dari HSE Certification & Training (HSECT) Department serta Emergency Response Group (ERG) PT Berau Coal. Mereka memperkenalkan konsep pertolongan pertama, penanganan luka, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), penggunaan alat pelindung diri, serta memberikan wawasan tentang kendaraan berat dan proses penambangan yang aman kepada anak-anak.

FOTO:Kunjungan TKIT Ash Shohwah di Kampus Safety Samburakat PT Berau Coal Selasa, 16 Mei 2023. Para murid TIKT Ash Shohwah disambut baik oleh manajemen PT Berau Coal, bermain sambil belajar mengenal tentang K3, pengenalan alat berat, hingga proses penambangan yang baik

Adi Tono, seorang trainer PT Berau Coal, mengungkapkan bahwa kunjungan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan. Sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pendidikan, mereka telah menerima kunjungan dari berbagai sekolah mulai dari tingkat dasar hingga menengah. TKIT Ash Shohwah sendiri adalah salah satu sekolah yang telah beberapa kali mengunjungi perusahaan tambang ini, dan mereka tak sendirian.

Baca Juga  Laporan dan Analisa Babinsa Berhasil Menangkap Pelaku Narkoba

“Kami sangat menyambut baik kunjungan ini. Kami sungguh serius dalam menjadikan Kampus Safety sebagai tempat belajar dan bermain bagi anak-anak sekolah, baik di dalam ruangan maupun di luar,” ungkap Adi dengan antusias.

Di Kampus Safety, tersedia Taman Safety yang menawarkan berbagai fasilitas menarik, seperti perosotan, pemandangan alam yang indah, pepohonan yang rindang, dan pohon-pohon buah yang menarik. “Kami menyebutnya Taman Safety karena kami telah memasang rambu-rambu lalu lintas agar anak-anak dapat mengenal dan memahami aturan berlalu lintas. Dengan demikian, mereka bisa belajar tentang keselamatan dan tertib dalam berkendara,” jelas Adi.

Adi menambahkan bahwa PT Berau Coal selalu berusaha memperbaiki Taman Safety, termasuk meningkatkan fasilitas dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. “Sebenarnya kami memiliki jadwal bulanan untuk membersihkan Taman Safety, tetapi kami juga melakukan pembersihan ekstra secara rutin agar selalu aman dan bersih. Keselamatan dan kesehatan pengunjung adalah prioritas utama bagi kami,” tambahnya.

Adi berharap semua pengunjung yang datang ke Taman Safety ini akan mematuhi peraturan yang berlaku demi menjaga keselamatan mereka. “Keselamatan pengunjung adalah tanggung jawab kami, oleh karena itu kami mengharapkan setiap pengunjung benar-benar mengikuti aturan yang ada,” tegas Adi. “Selain itu, melalui kunjungan ini, kami ingin memberikan edukasi tentang praktik pertambangan yang baik dan benar kepada adik-adik kita dari TKIT Ash-Shohwah serta civitas akademik lainnya, berdasarkan pengalaman PT Berau Coal dalam operasional penambangan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” tambahnya.

Baca Juga  Babinsa Turi, Serda Gunawan, Sukses Dongkrak Kreativitas Anak-anak Melalui Lomba Melukis

Sebagai perwakilan manajemen, Adi menyampaikan terima kasih kepada TKIT Ash-Shohwah atas pemilihan Kampus Safety Samburakat sebagai tempat kunjungan dan belajar bersama dengan tim perusahaan.

Novita Windah Husada, Kepala TKIT Ash Shohwah, menjelaskan bahwa kunjungan keluar sekolah seperti ini rutin diadakan setiap dua minggu dengan tema yang telah ditentukan sebelumnya. “Misalnya, jika tema kami adalah tentang air, kami akan mengunjungi PDAM dan mengenalkan anak-anak pada topik air dan sejenisnya. Tema kunjungan kali ini adalah pertambangan, sehingga kami mengunjungi tambang yang ada di sini,” ungkapnya.

Novita menekankan bahwa sistem pendidikan di TKIT Ash-Shohwah memberikan pengalaman nyata kepada anak-anak. Mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga turun ke lapangan untuk mendapatkan pengalaman langsung.

Menurut Novita, memberikan pengalaman nyata dalam sistem pendidikan sangat penting karena dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan belajar mereka. “Hal ini bertujuan agar anak-anak dapat memahami dengan lebih baik. Mereka tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga tempat-tempat yang belum pernah mereka kunjungi, seperti tambang ini,” katanya.

Baca Juga  Wakapolda Kaltim Hadiri Pembinaan Teknis kepada Tiga Pilar Pemerintahan Desa/Kelurahan

“Dalam kunjungan ini, anak-anak juga dapat belajar dan mendapatkan penjelasan dari para ahli, seperti orang-orang yang bekerja di tambang. Mereka mendapatkan gambaran yang jelas tentang dunia pertambangan,” tambahnya.

Selain itu, kunjungan di luar sekolah ini juga membantu menghilangkan kebosanan yang mungkin dirasakan oleh anak-anak yang selalu belajar di dalam kelas. “Kami ingin mencegah rasa bosan dengan mengadakan puncak tema di setiap kunjungan, sehingga anak-anak tidak hanya menghabiskan waktu di dalam kelas saja,” papar Novita.

Novita juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Berau Coal atas penerimaan dan fasilitas yang nyaman yang telah diberikan kepada TKIT Ash-Shohwah. “Kami tidak pernah menyangka bahwa kami akan diterima dengan begitu baik. PT Berau Coal merespons surat permohonan kami dengan positif dan memberikan fasilitas yang luar biasa,” tambahnya.(MK/HN)

Bagikan:
Berita Terkait