Makmur Sebut Fasilitas Penyeberangan yang Belum Siap

Rabu, 2 November 2022 04:29 WITA
Kapal penyeberangan kendaraan belum siap. Pemkab Berau menggelar simulasi penyeberangan kendaraan roda dua dari Tanjung Redeb ke Sambaliung, beberapa waktu lalu.

NEWSNUSANTARA,TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK menyebut buntut keterlambatan perbaikan jembatan bukan karena masih kurangnya persiapan dari Pemprov Kaltim. Dia mengatakan, bahwa apa yang menjadi komitmen awal antara Pemkab Berau dan Pemprov Kaltim, tidak berjalan sesuai rencana.

Di mana, Pemkab Berau membantu memfasilitasi kapal penyeberangan ketika jembatan Sambaliung ditutup. Sementara kenyataannya, kapal yang diperisiapkan untuk penyeberangan belum begitu siap.

Baca Juga  Genangan Makin Cepat Muncul, DPRD Berau Minta Evaluasi Sistem Drainase

“Kenyataannya komitmen itu tidak jalan. Ini kan sementara saja, apa iya harus bersurat Kementerian Perhubungan minta izin. Penggunaan kapal ini, kan bukan permanen. Terpenting bisa menjaga keamanan dan keselamatan penumpangnya,” tuturnya.

Dirinya mengatakan, pemerintah daerah harus lebih pro aktif terkait perbaikan jembatan Sambaliung. Jangan kata Makmur, pemerintah daerah terus berdalih bukan ranahnya atau kewenangan kepala daerah.

Baca Juga  Pasokan Melimpah, PLN Siap Suplai Listrik Tanpa Kedip ke Pabrik Baterai EV Terbesar di ASEAN

“Saya sering sampaikan, kalau pekerjaan yang menyangkut hajat hidup orang banyak itu harus diutamakan. Apapun kebijakan pemerintah provinsi dan pusat itu harus didukung penuh,” ujarnya.

Jika kemudian ada sesuatu yang menjadi kendala, maka pemerintah kabupaten dalam hal ini Berau, harus paling terdepan untuk menyelesaikannya.

“Diminta dan tidak diminta, yang namanya kegiatan yang menyangkut kepentingan rakyat Berau, sepenuhnya tanggungjawab pemerintah kabupaten,” terangnya.

Baca Juga  Kejari Tahan Seorang Tersangka Penyimpangan Permohonan Atas Hak Tanah

Dirinya pun mengaku sangat kecewa. Menurutnya, diundurnya jembatan tersebut karena adanya kelalaian. Sementara masyarakat sudah mendukung penuh penutupan jembatan tersebut.

“Saya sudah sering ingatkan sejak jauh hari untuk benar-benar menjalankan komitmen. Apalagi jembatan Sambaliung ini adalah satu-satunya akses yang bisa dilalui kendaraan,” katanya.

Dirinya berharap, sebelum diperbaiki, jembatan tersebur lebih dulu diaudit, dan dihitung tonasenya. Karena menurut Makmur, semakin diundurnya jembatan tersebut, maka konsekuensi yang ditimbulkansangat besar, bagi keselamatan masyarakat Berau.

“Ini juga harus dipikirkan bersama. Sama-sama kita jaga komitmen awal. Agar jembatan ini dapat segera diperbaiki,” pungkasnya (/)

Bagikan:
Berita Terkait