“Menteri Kelautan dan Perikanan Akan Mengunjungi Berau: Penyerahan Izin Resort, Penanaman Mangrove, dan Asuransi Nelayan Jadi Sorotan Utama”

Selasa, 25 Agustus 2020 06:59 WITA
FOTO:PEMANTAPAN Pemkab Berau menggelar rapat pemantapan dalam mempersiapkan kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan ke Maratua.
FOTO:PEMANTAPAN Pemkab Berau menggelar rapat pemantapan dalam mempersiapkan kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan ke Maratua.

NEWSNUSANTARA.COM,TANJUNG REDEB – Pemantapan pun kembali dilakukan menyambut kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo. Pemkab Berau yang dipimpin langsung oleh Asisten II Setda Berau kembali menggelar rapat, Selasa (25/8) pagi.

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Perikanan Berau, Tentram Rahayu mengatakan Menteri Kelautan dan  Perikanan dijadwalkan datang pada tanggal 3 sampai 4 September 2020. Dalam kunjungan ini, Edhy akan menyerahkan 11 ijin resort di Maratua. Kemudian penyerahan izin oleh bupati kepada 139 warga yang tinggal di atas laut tepatnya di Kampung Bohe Silian dan Teluk Alulu.

Baca Juga  Tahun Depan Diskominfo Kaltim Perketat Syarat Kerja Sama Media Siber

“Karena kita ketahui Pulau Maratua adalah kawasan strategi nasional tertentu (KSNT) pulau terluar dalam kewenangan dalam pengelolaannya ada di pusat, sehingga ijin kewenangannya pun ada di pusat. Jadi kita mengusulkan kepada warga yang tinggal di atas laut, namun bukan untuk usaha homestay atau resort,” jelasnya.

Selain itu, sambung Tentram, dalam kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan juga ada kegiatan penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang. “Sebagai mana info yang kami terima, semua ini sudah diatur oleh resort – resort. Karena ketika mereka membuat resort atau jembatan pelabuhan yang mengganggu mangrove dan transplantasi terumbu karang, mereka bertanggung jawab pelaksanaan penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Berikan Biaya Umroh Kepada Pemenang

Dalam peninjauan di Pulau Maratua dan sekitarnya, Menteri Kelautan dan Perikanan juga berencana melakukan dialog, serta penyerahan asuransi nelayan oleh Dinas Perikanan kepada 802 orang nelayan. “Selain itu kami juga akan menyerahkan permodalan kepada lima pelaku usaha dari lembaga keuangan kementerian, ada yang berjumlah Rp 1 miliar dan yang paling rendah Rp 500 juta, bunganya pun hanya 3%,” ungkapnya.

Baca Juga  Bupati Malang Minta Ada Moratorium Terhadap Penebangan Pohon

Sehubungan dengan kunjungan Menteri kelautan dan Perikanan tersebut, Asisten II, Mansyah Kelana mengatakan, akan terbang dari Jakarta – Balikpapan dan langsung ke Maratua. Untuk itu diingatkan kepada instansi terkait agar mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari konsumsi, transportasi, kesehatan, keamanan, perlengkapan, protokol dan lain sebagainya.  “Dengan harapan dalam kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan ke Kabupaten Berau berjalan aman dan sukses, sebagaimana harapan kita semua,” pungkasnya.(VCT)

Bagikan:
Berita Terkait