Pasar Tak Bergairah, DPRD Berau Dorong Keterlibatan UMKM dalam Solusi

Minggu, 22 Maret 2026 06:58 WITA
Anggota DPRD Kabupaten Berau, Agus Uriansyah

NEWSNUSANTARA BERAU- Sepinya aktivitas di pasar tradisional di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan DPRD. Minimnya transaksi yang terjadi dinilai berpotensi mengganggu perputaran ekonomi masyarakat apabila tidak segera ditangani secara serius.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, menilai pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) perlu segera merumuskan langkah konkret untuk menghidupkan kembali denyut pasar.

Ia menegaskan, persoalan ini tidak bisa dipandang sebatas masalah teknis.
Menurutnya, lesunya pasar tradisional sudah menyentuh aspek yang lebih luas, yakni keberlanjutan ekonomi masyarakat, khususnya pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas jual beli harian.

Baca Juga  Bupati Berau Melalui Disdukcapil Serahkan KTP Kepada Korban Kebakaran
Pasar Adjidilayas Berau

“Harus ada upaya komunikasi yang berkesinambungan dengan semua pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar tepat,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa proses pembenahan pasar tidak dapat dilakukan secara sepihak. Keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai sangat penting agar kebijakan yang dihasilkan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Agus menyebut, partisipasi aktif pedagang dalam diskusi maupun perumusan kebijakan akan membantu pemerintah memahami kebutuhan riil yang dihadapi.

“Pedagang perlu dilibatkan sejak awal, supaya ada kesepakatan bersama terkait arah pengembangan pasar ke depan,” jelasnya.

Baca Juga  Pembinaan IVA Test Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks di Kecamatan Aek Songsongan

Lebih lanjut, ia memastikan DPRD siap memberikan dukungan jika terdapat kendala dalam implementasi program di lapangan. Sinergi antara legislatif dan eksekutif, menurutnya, menjadi kunci dalam menghadirkan solusi yang komprehensif.

“Kami di DPRD siap berkontribusi dalam mencarikan jalan keluar agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

Di sisi lain, Agus juga mengingatkan bahwa tantangan ekonomi tidak hanya bersumber dari dalam daerah, tetapi turut dipengaruhi dinamika global. Ia menyinggung kondisi konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memberikan dampak terhadap stabilitas ekonomi.

Baca Juga  Tutup Kegiatan Workshop Jurnalistik, Bupati Tegaskan Pers Bertugas Secara Profesional dan Mengedepankan Kode Etik

Ia menjelaskan, situasi global tersebut dapat memicu perubahan pada harga komoditas, mengganggu distribusi barang, hingga menurunkan daya beli masyarakat.

“Pengaruh dari kondisi global sudah mulai terasa. Karena itu, semua pihak harus bersiap dan bekerja sama menjaga stabilitas ekonomi daerah,” pungkasnya.

DPRD Berau pun berharap adanya langkah cepat serta kolaborasi lintas sektor agar pasar tradisional kembali ramai dan mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat di berbagai wilayah.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait