Pasir Berau langka Lagi,Pengembang Perumah Dan Masyarakat Resah

NEWSNUSANTARA,BERAU-Pasir saat ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi dunia kontraktor maupun masyarakat yang ingin membagun rumah.sudah dua pekan ini para pengusaha penambang pasir yang berada di Jalan Karang Mulyo Dua ,atau di singkuang terjadi kelangkahan pasir.Para pengusaha pasir yang di temui awak media newsnusantara.com. Burhan mengatakan”kami sudah dua kali distop tidak boleh menambang pasir di sungai lantaran kami juga belum melengkapi Izin penambangan pasir,Pertama kami di stop kurang lebih hampir satu bulan dan yang kedua distop lagi  sudah hampir sebelas hari.”katanya.

“kami sudah tidak lagi bekerja lantaran izin izin galian c kami sudah habis massanya dan kami akan mengurus lagi.”Jelasnya.

salah satu pengusaha yang engan di sebut namanya saat ini kami juga bingun bagaimana caranya mengurus izin galian c ini,lantaran perizinnya bukan di Berau langsung Pusat.kalau dulu masih ada Dinas Pertambangan kami masih bisa kordinasi bagaimana alur pengurusnya. ungkapnya.

“berharap saat ini pemerintah Kabupaten Berau bisa memfasilitasi kami untuk segera memberikan atau arahan terhadap pengusaha pasir bagaimana sebenarnya prosedur tentang pengurusan galian c sendiri untuk wilayah Berau.”

Sementarara itu Kepala Dinas  DPMPTSP Samsul Abidin saat di hubungi melalui Whatshap mengatakan saya juga tidak faham karena DPMPTSP tidak pernah menangani perijinan pasir katanya.Semenjak terbit UU No.23 sebagai penganti UU 32 maka sekator tambang beralih ke Provinsi.

salah satu pengembang Perumahan Amat yang ditemuai awak media di penumpukan pasir juga berharap Pemerintah segera mengambil tindakan agar para pengusaha pasir bisa melakukan kegiatan lagi.kalau dibiarkan begini maka pengembang akan gulung tikar,dan berimbas kekaryawanya sebanyak belasan orang saat ini hanya makan tidur ditempat kerja karena tidak ada pasir untuk melakukan pondasi perumahan.(*)