NEWSNUSANTARA.COM – kabupaten MALANG – Pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Malang telah membahas sejumlah ranperda, diantaranya penyertaan modal Rp203 miliar untuk Perumda Tirta Kanjuruha .
Dalam hal ini Pemkab Malang berkomitmen menjaga tarif air bersih tetap terjangkau. Komitmen ini seiring penyertaan modal Rp203 miliar kepada Perumda Tirta Kanjuruhan selaku penyumbang PAD terbesar di pemkab Malang.
Bupati Malang Sanusi dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Malang menyampaikan, Modal tersebut untuk memperluas jaringan air minum.

Modal itu akan digunakan untuk daerah yang memilili kerawanan air , Sumbermanjing Wetan dan Gedangan. Program ini menargetkan 68 ribu sambungan rumah baru pengguna air bersih.
Direktur utama Ir. H Syamsul Hadi mengatakan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan terus meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD). dengan kontribusi minimal 10 persen per tahun.
“Perlu diketahui bahwah ontribusi Perumda Tirta Kanjuruhan terhadap PAD terus meningkat yaitu 10 persen setiap tahun. bahkan di tahun 2024, kami menyetorkan Rp14,5 miliar ke kas daerah,” Ucap Syamsul.
Maka dari itu pemerintah juga mempertahankan tarif dasar air di bawah ketentuan provinsi dan nasional. Dengan tujuan komitmen ini untuk layanan air bersih murah dan merata khusunya bagi masyarakat Kabupaten Malang. (Hamzah).





