NEWSNUSANTARA.COM,Kabupaten Lanny Jaya,- Satgas 721/Makkasau telah melakukan berbagai upaya dalam menjalankan tugasnya di daerah penugasan di Kabupaten Lanny Jaya, Papua. Salah satu kewajiban mereka adalah membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi oleh warga setempat.
Pada Selasa (06/06/2023) pagi, beberapa personel Satgas Yonif 721/Makkasau melaksanakan blusukan di dapur warga Desa Konikme, Distrik Tiom. Dalam blusukan ini, berbagai kebutuhan pokok telah dipersiapkan oleh Satgas untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkannya.
Letnan Infantri Rizal, Danpos Kotis Tiom, menyatakan bahwa kegiatan blusukan di dapur warga ini merupakan upaya untuk memantau langsung kebutuhan gizi masyarakat setempat. Satgas ingin memastikan bahwa pemenuhan gizi warga dapat terjamin.
“Dengan blusukan di dapur warga ini, kita dapat melihat secara langsung kondisi gizi masyarakat,” ujar Rizal.

Rizal menjelaskan bahwa sembako yang dibawa oleh personel Satgas disalurkan kepada warga yang diketahui mengalami kekurangan atau kebutuhan gizi. Melalui kegiatan ini, Satgas berharap mampu memberikan jaminan pemenuhan gizi bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata dari keberadaan Satgas di daerah penugasan.
Satgas Yonif 721/Makkasau tidak hanya bertugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah tersebut, tetapi juga berkomitmen untuk membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan melibatkan diri dalam pemenuhan kebutuhan gizi warga, Satgas berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Blusukan di dapur warga ini juga menjadi wadah untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami kebutuhan mereka, dan memberikan bantuan yang sesuai. Melalui upaya ini, Satgas Yonif 721/Makkasau menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah penugasan mereka.
Diharapkan, melalui blusukan di dapur warga dan berbagai upaya lainnya, Satgas Yonif 721/Makkasau dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan masyarakat Papua.(Tim news)





