Tekan Ketergantungan Anggaran, DPRD Minta Kampung Perkuat Pendapatan Mandiri

Minggu, 26 April 2026 07:56 WITA
DPRD Berau mendorong kampung untuk lebih mandiri secara ekonomi dengan mengoptimalkan potensi lokal.

NEWSNUSANTARA,BERAU – Di tengah keterbatasan fiskal daerah, DPRD Berau mendorong pemerintah kampung untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah. Penguatan sumber pendapatan berbasis potensi lokal dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan kemandirian ekonomi.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyampaikan bahwa setiap kampung memiliki peluang besar untuk tumbuh secara ekonomi, asalkan mampu mengelola potensi yang dimiliki dengan baik dan berkelanjutan.

Baca Juga  Kerusakan Jalan Pahlawan Sukorejo Gondanglegi Semakin Parah

“Situasi saat ini menuntut kampung lebih mandiri. Tidak bisa terus mengandalkan anggaran daerah, harus ada upaya nyata untuk menciptakan sumber pemasukan sendiri,” ujarnya.

Ia mencontohkan sejumlah kampung pesisir yang telah sukses mengembangkan sektor unggulan, seperti pariwisata dan usaha berbasis sumber daya alam. Dari pengelolaan tersebut, pendapatan yang dihasilkan bahkan mampu mencapai puluhan juta hingga miliaran rupiah setiap tahunnya.

Menurutnya, keberhasilan itu menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi kampung bukan hal yang mustahil, selama dikelola dengan keseriusan dan perencanaan yang matang.

Baca Juga  Wabup Tinjau SDN 001 Filial, Janji Pembangunan Terealisasi

“Potensi yang dimiliki sangat beragam, mulai dari wisata, perkebunan, hingga sektor usaha lainnya. Tinggal bagaimana dimaksimalkan,” jelasnya.

Subroto menambahkan, keberadaan Pendapatan Asli Kampung (PAD) akan memberikan dampak besar terhadap percepatan pembangunan. Dengan pendapatan sendiri, kampung dapat lebih leluasa memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah daerah.

Baca Juga  Pedagang Kaki Lima Jadi Pioner Kesehatan

“Jika sudah memiliki sumber pendapatan sendiri, pembangunan bisa lebih cepat dan fleksibel, serta kebutuhan warga bisa langsung diakomodasi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya perubahan pola pikir pemerintah kampung agar tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mulai menyusun strategi jangka panjang dalam penguatan ekonomi lokal.

“Ke depan, kampung harus memiliki perencanaan ekonomi yang jelas agar pendapatan dapat terus berkelanjutan,” pungkasnya.

Reporter: Martatongsay | Editor: Hendra

Bagikan:
Berita Terkait