
NEWSNUSANTARA.COM, TANJUNG REDEB – Unit Siaga SAR yang kini sudah beroperasi di Kabupaten Berau mengaku masih membutuhkan banyak dukungan dari pemerintah daerah setempat.
Memenuhi segala bentuk hal penunjang kinerja tersebut, untuk itu personel Basarnas melakukan audiensi bersama Pemkab Berau di ruang rapat Kakaban, Kantor Bupati, Jumat (28/4/2023).
Personel basarnas yang dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas Kaltim Melkyanus Kotto menjelaskan, sarana dan prasarana yang paling utama dibutuhkan adalah markas yang representatif, karena selama ini Basarnas di Berau masih menggunakan bangunan yang berstatus kontrak.

“Mudah-mudahan dengan pertemuan ini dari pemerintah daerah sendiri bisa mendukung memfasilitasi gedung kantor yang bisa kami tempati,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Berau Gamalis yang turut hadir dalam kunjungan tersebut mengatakan, kehadiran basarnas di Bumi Batiwakkal sebagai penopang tim SAR yang nantinya akan berpusat di ibu kota negara (IKN) yang baru.
Yang dimana menurut pemaparan yang disampaikan basarnas, langkah awal akan ada 80 personel yang bertugas di IKN. Dan itu, belum termasuk armada penunjang personel dalam menjalankan tugas.
Guna mempersiapkan sebelum basarnas pusat berpindah ke IKN yang baru, maka segala fasilitas harus segera mungkin terpenuhi. Diantaranya Kabupaten Berau yang dianggap sebagai pintu masuk IKN.
“Beberapa yang diharapkan basarnas mendapat dukungan pemda adalah lahan kantor, unit kendaraan yang layak dipakai,” ujar Wabup.
Menindaklanjutinya, dikatakan dalam waktu dengan pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Sekda dan Kepala Pelaksana BPBD Berau akan mendiskusikan titik mana yang sekiranya dapat dijadikan untuk basarnas berkantor.
Tinggal dari kebijakan Pemda yang menentukan apakah bangunan tersebut bersifat pinjam pakai ataupun hibah. Pasalnya, sebelum basarnas lebih dulu sudah ada instansi lain yang memerlukan, misal saja Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Kita ada beberapa titik dj tengah kota, tapi menurut hemat kami, karena basarnas ini memiliki armada air seperti perahu karet maka alangkah baiknya kantor mereka dekat dengan tepi sungai,” jelasnya.
“Nanti seperti apa, apakah hibah atau pinjam pakai itu akan kita bicarakan selanjutnya, tapi yang jelas dalam waktu kita akan mencarikan titik tempat kawan-kawan basarnas berkantor,” tandasnya.MK (ADV)





