“Pangdam Brawijaya Menerapkan Sanksi Tegas Bagi Prajurit Terlibat Narkotika: Berkomitmen Melawan Peredaran Narkoba”

Senin, 12 Juni 2023 10:38 WITA
FOTO:Audiensi Kepala BNN Jatim dengan Pangdam

NEWSNUSANTARA.COM,Surabaya – Komitmen Kodam V/Brawijaya dalam mencegah peredaran narkoba di wilayahnya bukanlah sekadar retorika belaka. Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., Pangdam V/Brawijaya, telah memberikan peringatan kepada seluruh prajuritnya untuk tidak terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.

Pangdam menegaskan hal ini saat menerima audiensi dari Kepala BNN Jawa Timur, Brigjen Pol Mohammad Aris Purnomo, di ruang kerjanya pada Selasa (13/06/2023).

Dalam pertemuan tersebut, Pangdam menyampaikan bahwa ia selalu mengimbau para prajuritnya untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika dan berbagai obat-obatan berbahaya lainnya.

Baca Juga  Kebakaran Mengamuk di Permukiman Padat Tanjung Redeb, Berau: Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Selain itu, Pangdam juga menegaskan bahwa ia akan memberikan sanksi tegas kepada prajurit yang terlibat dalam peredaran narkotika. “Saya tidak akan memberikan ampun kepada mereka yang terlibat,” tegas Mayjen Farid.

FOTO:Audiensi Kepala BNN Jatim dengan Pangdam

Imbauan ini juga ditujukan kepada anak-anak prajurit di wilayah teritorialnya agar tidak terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika. “Saat ini, sangat memprihatinkan bahwa banyak anak-anak usia dini yang terdeteksi menggunakan narkoba,” ungkap Pangdam.

Baca Juga  Upaya Pemkab Berau dan UPBU Kalimarau Tekan Harga Tiket

Pangdam menegaskan komitmennya untuk berpartisipasi dalam upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayahnya di hadapan Brigjen Pol Mohammad Aris Purnomo. “Kami siap bersinergi,” tegasnya.

Menyikapi hal ini, Brigjen Pol Mohammad Aris Purnomo memberikan apresiasi penuh kepada Pangdam dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika.

Aris menambahkan bahwa kerjasama antara Kodam V/Brawijaya dan BNN Provinsi Jatim tidak hanya sebatas pencegahan, tetapi juga melibatkan upaya pemberdayaan masyarakat dan pemberantasan. “Kasus narkoba saat ini cukup mendominasi, terlihat dari jumlah narapidana kasus narkoba di seluruh lapas di Jatim,” ucap Aris.

Baca Juga  Melalui MPH , Bupati Malang Salurkan Hibah 100 Domba Ke Ponpes Cinta Al Quran Sitiarjo Sumawe

Aris berencana melibatkan aparat teritorial, terutama Babinsa, dalam sinergi dengan BNN untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya peredaran narkoba.

“Peredaran narkoba tidak hanya terbatas di kota-kota, tetapi juga sudah merambah desa-desa,” jelas Kepala BNN Provinsi Jatim.

Editor:Edy

Bagikan:
Berita Terkait